Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

PKS Tunjuk Abdul Kadir Bakal Calon Wali Kota Solo di Pilkada 2024, Ini Alasannya

Antonius Christian • Selasa, 2 Juli 2024 | 05:49 WIB
Ketua Bidang Hukum dan Politik DPD PKS Solo Abdul Kadir Audah.
Ketua Bidang Hukum dan Politik DPD PKS Solo Abdul Kadir Audah.

RADARSOLO.COM - DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Solo telah menetapkan satu nama dari internal mereka yang akan diusung sebagai bakal calon wali kota (bacawalkot) Solo. Sosok tersebut adalah Ketua Bidang Hukum dan Politik DPD PKS Solo Abdul Kadir Audah.

"Jadi nama ini yang akan kita bawa untuk negosiasi dengan Parpol lain," urai Ketua DPD PKS Kota Solo Daryono.

Ada beberapa hal yang hal yang menjadikan sosok Kadir akhirnya dipilih sebagai bacawalkot PKS. Dilihat dari segi usai sudah matang, meski tergolong masih muda. Secara pribadi cukup baik dan dikenal diinternal partai.

"Dari pengalaman politik, sudah teruji. Sehingga Insyallah bisa kami jagokan," ujarnya.

Setelah sosok Kadir disondingkan dengan parpol lain, namanya kemudian akan diajukan ke DPP PKS untuk kemudian mendapat rekomendasi partai.

"Akan kami fix-kan terlebih dahulu di tingkat daerah, baru kita bisa presentasi ke pusat. Kalau belum fix, nanti kami tidak bisa jawab kalau ditanya pusat. Rencana (presentasi ke DPP PKS) pertengahan Juli," paparnya.

Soal koalisi pada pilkada kedepan, mengingat pekan lalu telah bertemu dengan Parpol yang memiliki Kursi di Parlemen Solo kecuali PDIP, Daryono mengatakan untuk koalisi masih memungkinkan. "Tinggal nanti yang kita lakukan ketika sudah semakin mengerucut akan kami komunikasikan dengan DPP," ujarnya.

"Ini juga belum clear. Ditingkat Solo belum fix. Jadi kita belum naikkan proposal kemarin. Ya silaturahmi itu mungkin masih awal pembicaraan. Pembahasan pilkadanya masih 20 sampai 30 persen. Belum sampai 50 persen," ujarnya.

Soal tim yang dibangun bersama Golkar, Daryono mengatakan hal tersebut juga masih terus dikomunikasikan. Terutama untuk mengajak parpol lain bergabung.

"Karena kita pengennya maju dan memastikan kemenangan. Jadi kita dengan Golkar ini embrio untuk menyusun Koalisi," ujarnya

Terkait pembagian porsi, apakah yang nantinya sosok dari PKS yang akan dijadikan calon wali kota, mengingat kursi PKS di DPRD Solo juga mendominasi. Atau legawa menjadi wakil, Daryono menjelaskan hal tersebut nantinya hasil dari rekomendasi.

"Ya nanti itu kesepakatan juga setelah kami fix membuat kolisi," pungkas Daryono.

Terpisah, Abdul Kadir mengatakan, siap menjalankan kepercayaan dari PKS terhadap penunjukannya.

"Tentu 100 persen siap menjalankan tugas kalau diberi kepercayaan oleh PKS," ungkapnya.

Soal langkah kedepan setelah dijagokan dari internal partainya, Kadir mengatakan bahwa dia bersama struktur partai terus menjalin komunikasi dengan beberapa partai yang memiliki kursi di Parlemen Solo.

Soal bakal-bakal calon yang akan menjadi saingannya, Kadir menjelaskan idealnya Kota Solo dipimpin oleh orang yang bisa menjaga tradisi.

"Kalau saya lihat ya yang saat ini ada pada diri Gusti Bhre (Mangkunegara X). Secara pribadi, dari fikiran-fikiran beliau, bagus. Jadi ideal mungkin Gustri Bhre-Abdul Kadir. karena secara pribadi saya lihat Gusti Bhre masih muda, tapi sudah matang juga," terangnya.

"Secara kapasitas mumpuni dan secara elektabilitas juga oke. Sekaligus beliau juga pemangku kepentingan tertinggi untuk menjaga kelestarian kebudayaan di Kota Solo," ucap Kadir. (atn/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#pilkada #PKS #solo #wali kota #abdul kadir