Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bacawali Diah Warih Minta Restu ke Paku Buwono XIII, Hendak Maju Pilkada Wali Kota Solo

Silvester Kurniawan • Selasa, 9 Juli 2024 | 01:13 WIB
Diah Warih Anjari meminta restu raja, Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi untuk maju dalam Pilkada Solo tahun ini, Minggu (7/7).
Diah Warih Anjari meminta restu raja, Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi untuk maju dalam Pilkada Solo tahun ini, Minggu (7/7).

RADARSOLO.COM – Peringatan Hajad Dalem Kirab Pusaka Malam 1 Sura Keraton Kasunanan Surakarta, Minggu (7/7) kemarin, Diah Warih Anjari meminta restu ke raja Kasunanan Surakarta, yakni Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi untuk maju dalam Pilkada Solo tahun ini.

Sebagai tamu undangan, Ketua Dewan Pembina Diwa Foundation ini datang bersama sejumlah koleganya. Wanita yang akrab disapa Diwa ini pun mengaku ikut segala prosesi dari awal sampai akhir.

Dalam momen tersebut, perempuan asal Kampung Mertodranan, Pasar Kliwon ini sempat sowan ke SISKS PB XIII Hangabehi. Dia berkesempatan untuk mencium tangan dan meminta doa restu dari Raja Solo tersebut.

“Bertemu Sinuhun PB XIII, mohon doa restu menuju Solo ke depan. Tapi belum secara rinci karena momentumnya Malam 1 Suro,” terangnya, Senin (8/7).

Dalam momen tersebut, Diwa merasa bangga bisa mendapat kesempatan untuk untuk diperlisalakan bertemu dengan pimpinan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat tersebut. Pendiri ormas G-Nesia (pendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024) ini pun meminta doa restu pada Sinuhun PB XIII.

Dia mengakui mendapat respons baik, yakni dengan anggukan lembut sembari bertatap muka dengan sang raja.

“Sinuhun mengangguk-angguk sambil melihat. Dan setelah itu sempat foto bersama Sinuhun PB XIII,” bebernya.

Kesempatan yang luar biasa itu memberikan suntikan semangat yang besar bagi perempuan yang hendak mengabdikan dirinya pada masyarakat Solo jika nantinya terpilih jadi wali kota Solo pasca memenangi pilkada mendatang.

“Ini merupakan peringatan dan tanda pergantian waktu yang sangat penting, karena berhubungan dengan siklus sakral dengan leluhur. Berawal dari Malam 1 Suro itu saya harap kedepan juga bisa mendapat restu semua pihak,” harap perempuan yang gemar bertirakat dan ziarah ke makam leluhur itu. (ves/nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#pilkada #solo #Diah Warih #Paku Buwono