Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pro-Kontra Mangkunegara X Maju Pilkada Solo, Pengamat: Bisa Berimbas ke Internal Pura Mangkunegaran  

Silvester Kurniawan • Rabu, 10 Juli 2024 | 00:05 WIB

 

KGPAA Mangkunegara X (Arief Budiman/Radar Solo)
KGPAA Mangkunegara X (Arief Budiman/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – KGPAA Mangkunegara X atau yang akrab disapa Gusti Bhre makin santer disebut ikut meramaikan Pilkada Solo 27 November 2024. Satu sisi muncul dukungan dari masyarakat, namun di sisi lain muncul sejumlah penolakan karena statusnya sebagai raja.

Sinyal Mangkunegara X santer maju Pilkada Solo ini diperkuat dengan intensitas pemegang tampuk kekuasaan Pura Mangkungeran ini sering blusukan ke berbagai lokasi bertemu masyarakat Kota Solo.

Ditambah munculnya survei dari Jarcomm yang digelar 27 Juni – 1 Juli 2024, di mana nama Mangkunegara X di urutan paling atas dengan perolehan 31,8 persen.

Semua ini dinilai pengamat tidak lepas dari peran Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan kedekatan interaksi Mangkunegara X dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang juga putra presiden.

“Presiden Jokowi dengan klan politiknya memiliki kedekatan dengan Pura Mangkunegaran. Ini bisa dilihat dengan mata telangjang mulai dari resepsi pernikahan Kaesang-Erina 2022 lalu hingga berbagai event lainnya. Di sini majunya Mangkunegara X akan selalu dikaitkan dengan Pak Jokowi dan klan politiknya,” ujar Sosiolog Universitas Sebelas Maret (UNS) Rezza Akbar, Selasa (9/7).

Bersamaan dengan itu sejumlah aksi kontra dukungan terhadap pimpinan Praja Mangkunegaran itu juga muncul ke permukaan. Mulai dari berbagai fenomena di masyarakat hingga isu penolakan dari internal Pura Mangkunegaran sendiri.

Rezza mengatakan, ada sebagian trah Pura Mangkunegaran yang khawatir jika sebuah isu kurang sedap dikaitkan dengan keluarga Jokowi dan klan politiknya maka akan berimbas pada Mangkuengara X dan Pura Mangkunegaran.

“Itu yang ditakutkan keluarga Pura Mangkunegaran. Masuknya politik eksternal ke dalam lingkungan Pura Mangkunegaran berpotensi menimbulkan kericuhan. Gusti Bhre harus memikirkan hal itu,” papar dia.

Adanya kekhawatiran nyata dari pihak keluarga itu sebaiknya dijadikan sebuah perenungan oleh Mangkunegara X yang mulai ada sinyal hendak maju dalam kontestasi Pilkada Solo.

Soal pro dan kontra yang sejauh ini muncul ke permukaan, hal itu dipandang sebagai fenomena yang lumrah. Namun yang terpenting adalah harus disadari dan jadi pertimbangan terkait risiko yang bisa muncul di kemudian hari sebagai dampak dari keputusan yang diambil.

Sekadar informasi, hingga hari ini peta Pilkada Solo masih sangat dinamis. Berbagai partai masih menjajaki koalisi sebelum batas akhir pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota ke KPU Solo pada Agustus 2024. (ves/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#gibran rakabuming raka #Presiden Joko Widodo #Pilkada Solo #Mangkunegara X