Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Partai Demokrat Berlabuh ke Koalisi Besar PDI Perjuangan, Pilkada Klaten Bakal Hanya Satu Paslon?

Angga Purenda • Kamis, 8 Agustus 2024 | 20:48 WIB
Ketua DPC Partai Demokrat Klaten One Krisnata dan Ketua DPC PDI Perjuangan Klaten Sri Mulyani di Kantor DPC PDI Perjuangan Klaten, Rabu (7/8/2024) malam.
Ketua DPC Partai Demokrat Klaten One Krisnata dan Ketua DPC PDI Perjuangan Klaten Sri Mulyani di Kantor DPC PDI Perjuangan Klaten, Rabu (7/8/2024) malam.

RADARSOLO.COM-Partai Demokrat akhirnya bergabung dengan koalisi besar yang diinisiasi PDI Perjuangan dalam menghadapi Pilkada Klaten 2024.

Hal itu ditandai penandatangan nota kesepahaman antara Ketua DPC Partai Demokrat Klaten One Krisnata dan Ketua DPC PDI Perjuangan Klaten Sri Mulyani.

Dilaksanakan di Kantor DPC PDI Perjuangan Klaten, Kelurahan Gayamprit, Kecamatan Klaten Selatan pada Rabu (7/8/2024) malam.

Merapatnya Partai Demokrat tersebut, menjadikan jumlah partai yang bergabung ke koalisi besar sebanyak 8 partai.

Meliputi PDI Perjuangan, PKS, Partai Gerindra, PKB, Partai Nasdem, PPP, PAN, dan Partai Demokrat.

Hanya Partai Golkar yang saat ini masih di luar lingkaran koalisi besar.

Apabila kondisi itu tetap bertahan hingga pendaftaran bakal calon kepala daerah, maka dipastikan hanya ada satu pasangan calon (paslon) pada Pilkada Klaten 2024.

Mengingat jumlah kursi Partai Golkar di DPRD Klaten hanya 7 kursi. Belum cukup untuk mengusung paslon secara mandiri.

"Hari ini Partai Demokrat dan PDI Perjuangan berkoalisi membangun Klaten lebih baik ke depan. Koalisi ini sudah diamanahkan dan diketahui sampai di tingkat DPP," ujar Ketua DPC Partai Demokart One Krisnata, Rabu (7/8/2024).

Lebih lanjut, One mengungkapkan, keputusan bergabung dengan koalisi besar yang diinisiasi PDI Perjuangan sudah dikomunikasikan hingga pengurus pusat.

Hal itu untuk memastikan, langkah yang diambil DPC Partai Demokrat telah direstui oleh DPP.

One menegaskan, tidak ada syarat dalam bergabungnya ke koalisi besar.

Baca Juga: Konflik di Kraton Solo Muncul Lagi, Kuasa Hukum PB XIII: Eksekusi Tak Akan Menurunkan Kewibawaan Raja

Sedangkan terkait siapa paslon yang hendak diusung dalam Pilkada Klaten, One menyerahkan sepenuhnya pada pembahasan dalam koalisi.

"Bergabungnya kami dengan koalisi PDI Perjuangan ini karena kesamaan visi-misi di 2024. DPP juga sudah melakukan komunikasi di level atas. Termasuk kehadiran kami di sini (Kantor DPC PDIP Klaten) sudah terkoordinasikan," papar One.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Klaten Sri Mulyani mengucap syukur karena bisa membangun komunikasi denga seluruh partai.

Hingga akhirnya bisa membangun koalisi besar menghadapi Pilkada Klaten.

"Saya selaku ketua DPC PDIP Klaten dan ketua tim koalisi besar mengucapkan terima kasih kepada segenap jajaran partai-partai yang sudah berkenan bekerja sama dengan PDI Perjuangan," urai Mulyani.

Lebih lanjut, Mulyani mengungkapkan, dalam waktu dekat akan melakukan deklarasi pembentukan koalisi besar.
Pihaknya sudah mengomunikasikan hal tersebut ke seluruh ketua partai yang tergabung dalam koalisi.

Terkait paslon yang hendak diusung oleh koalisi besar, untuk calon bupati (cabup) ada 4 kandidat yang sebelumnya menjalani fit and proper test di DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.

Mereka yakni Aris Prabowo, Aris Widiharto, Jajang Prihono, dan Hamenang Wajar Ismoyo.

"Sedangkan untuk calon wakil bupati dari Partai Gerindra yakni Benny Indra Ardhianto," ucap Mulyani. (ren/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#koalisi #pilkada klaten #pdi perjuangan #partai demokrat