RADARSOLO.COM- Sudah ditunggu-tunggu, Partai Gerindra batal mengumumkan bakal calon walikota-wakil wali kota yang diusung pada Pilkada Solo, Senin (26/8/2024).
Hal tersebut disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Solo Ardianto Kuswinarno.
"Saya juga menunggu informasi (rekomendasi). Sampai tadi malam masih sesuai jadwal. Baru tadi pagi dapat informasi kalau dijadwalkan ulang oleh DPD," tutur Ardianto ditemui radarsolo.com di ruang Fraksi Gerindra DPRD Kota Solo, Senin (26/8/2024).
Terkait penyebab pembatalan pengumuman rekomendasi bakal calon di Pilkada Solo, Ardianto menyebut karena masih ada 7 kabupaten/kota di Jateng belum mendapatkan rekomendasi dari DPP.
"Mana saja (yang belum mendapat rekomendasi) saya kurang tahu,” jelas Ardianto.
Menurutnya, sebelum rekomendari diserahkan kepada pasangan calon (paslon), ada wejangan dari Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Sudaryono.
“Ya (wejangan) terkait strateginya besok seperti apa. Apa yang harus dilakukan DPC untuk memenangkan Pilkada di daerah masing-masing dan sebagainya. Daripada mengulang, lebih baik dijadwalkan ulang supaya sekali jalan,” beber Ardianto.
Meski ada pembatalan, tidak akan berpengaruh pada proses pendaftaran bakal calon di KPU.
Mengingat pendaftaran masih bisa dilakukan hingga Kamis (29/8/2024) pukul 23.59.
"Ya saya masih bisa nututi. Waktu Mas Gibran sama Pak Teguh dulu, rekomendasi dari kami juga last minute," jelasnya.
"Apalagi nanti di (Pilkada) Solo porosnya tidak banyak. Cuma calon yang kami usung dengan calon PDI Perjuangan. Jadi saya kira prosesnya cepat ya. Beda semisal di Solo besok calonnya lebih dari dua," lanjut Ardianto. (atn/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono