RADARSOLO.COM - Nama Respati Ardi mencuat sebagai sosok yang akan didukung beberapa parpol di Pilkada Solo, usai KGPAA Mangkunegara X atau Gusti Bhre mengundurkan diri dari pencalonannya.
Ketua DPC Partai Gerindra Solo Ardianto Kuswinarno mengungkapkan, dia bertemu Gusti Bhre, Rabu (28/8) siang. Dia mengakui nama Respati ternyata berasal dari Gusti Bhre.
"Kami kembalikan ke Sri Paduka, yang selama ini mendampingi kan Respati Ardi. Mas Gibran juga melihat cocok. Jadi penilaiannya ada di Gusti Bhre, dan Gusti Bhre memilih pengganti juga tidak sembarangan," terangnya.
Diluar itu, nama Respati Ardi sejatinya sudah dipersiapkan sejak awal oleh koalisi KIM Plus di Solo. Bahkan Ketua DPC Partai Gerindra Solo itu pun mengaku ikut andil dalam menyodorkan nama tersebut sebagai rencana cadangan seandainya rencana pertama sulit diwujudkan.
"Respati Ardi mulai muncul kapan? Ini kan plan B nya. Yang bentuk juga saya, hanya saja waktunya cukup pendek (baru diumumkan sekarang, Red) karena plan A mandek. Ya plan B kita siapkan. Ini juga keputusan Gusti Bhre dan Mas Gibran, (yang disiapkan) sudah lama sebelumnya," beber Ardianto.
Dengan demikian Respati Ardi yang merupakan Ketua HIPMI Solo sejak 2023 lalu itu bukanlah orang baru dalam kancah perpolitikan. Menimbang hingga saat ini pria yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Akbar Tandjung (politisi senior Partai Golkar) itu masih tercatat sebagai kader Partai Gerindra yang menjabat sebagai Bendahara DPC Partai Gerindra Solo hingga hari ini.
"Ya itu jadi pertimbangan (kekerabatan dengan Akbar Tandjung). Tapi Respati Ardi itu kan bendahara DPC Gerindra Solo juga walau lebih aktif di HIPMI Solo," jelas Ketua DPC Partai Gerindra Itu. (ves/nik)
Editor : Niko auglandy