RADARSOLO.COM- Pasangan Setyo Sukarno-Imron Rizkyarno resmi mendaftar sebagai cabup-cawabup di KPU Wonogiri, Kamis (29/8/2024) pukul 18.34.
Setyo mengatakan pemilihan waktu pada hari terakhir usai magrib dipilih sesuai petunjuk yang didapatkan.
Hal tersebut juga telah dikonsultasikan dengan tokoh-tokoh di Kota Sukses.
Pasangan berakronim Setia itu mengusung tagline 'Wonogiri Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan'.
Itu artinya Setyo-Imron ingin kualitas SDM Wonogiri bisa maju dan meningkat.
"Kami mengusung keberlanjutan karena Pak Jekek (sapaan akrab Bupati Wonogiri Joko Sutopo) mengedepankan kemajuan dengan peningkatan SDM dengan sejumlah program," ujar Setyo saat jumpa pers di KPU Wonogiri.
Program itu di antaranya pendidikan gratis, beasiswa bagi pemuda berprestasi dan lainnya.
Program peningkatan ekonomi pada masyarakat juga memberi ruang kepada masyarakat untuk usaha hingga bantuan usaha.
"Termasuk pembangunan jalan yang dilakukan beliau, 1.048 kilometer jalan yang dibangun memperlancar transportasi bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," beber dia.
Setyo menuturkan, program yang saat ini berjalan baik, manfaatnya telah dirasakan masyarakat.
Sebab itu, akan dilanjutkan. Setia akan menambah program baru.
Soal warga Wonogiri yang merantau sekira 30 persen, Setyo menuturkan dengan adanya Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sudah ada, investor ditawari tempat berinvestasi di Wonogiri.
Baca Juga: PDIP Penuh Kejutan, Usung Anies Baswedan-Ono Surono di Pilgub 2024: Siap Daftar ke KPU Malam Ini
"Prinsip, Pemkab Wonogiri selalu menawarkan investor agar berinvestasi di Wonogiri. Sehingga ekonomi akan bergeliat, investasi makin banyak,” terang Setyo.
“Harapannya menekan jumlah kaum boro. Bisa bekerja di wilayah Wonogiri. Kami akan tawarkan kepada investor," imbuh dia.
Setyo juga mengatakan lahan pertanian di Wonogiri cukup luas. Tapi yang menjadi kendala, petani sering kekurangan air.
Terobosan yang akan dilakukan salah satunya adalah pembuatan sumur-sumur pantai. Dengan begitu, petani bisa mendapatkan air.
"Diharapkan nanti bisa membantu, teman-teman petani bisa panen holtikultura. Implikasinya kesejahteraan petani bakal meningkat," kata dia.
Sementara soal angka kemiskinan, Setia bertekad menurunkan angka kemiskinan di bawah 10 persen. Dimana saat ini angkanya 10,62 persen.
"Tentu saja juga mendongkrak indeks pembangunan manusia di Wonogiri. Rata-rata lama sekolah kita harapkan bisa naik dengan melanjutkan program Pak Jekek. Seperti sekolah gratis dan beasiswa bagi pemuda berprestasi," pungkas Setyo. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono