Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Hadir di Pasar Nusukan, Teguh Prakosa dan Bambang Gage Bagikan Celemek untuk Pedagang 

Damianus Bram • Senin, 28 Oktober 2024 | 22:23 WIB
Teguh Prakosa dan Bambang Nugroho berbagi celemek kepada pedagang Pasar Nusukan, Senin (28/10/2024).
Teguh Prakosa dan Bambang Nugroho berbagi celemek kepada pedagang Pasar Nusukan, Senin (28/10/2024).

RADARSOLO.COM - Pedagang Pasar Nusukan gelar aksi Umbul Donga untuk pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota nomor urut 01 Teguh Prakosa dan Bambang 'Gage' Nugroho, Senin (28/10/2024). 

Para pedagang mendoakan paslon yang diusung PDIP bersama PBB, PKN, Partai Buruh dan Partai Garuda agar menang dalam Pilkada Solo 2024.

Kegiatan Umbul Donga yang dihadiri Teguh Prakosa dan Bambang Nugroho ini diawali dengan kegiatan doa bersama, selanjutnya para paslon membagikan tumpeng kepada para pedagang di Pasar Nusukan.

Kemudian, paslon 01 ini masuk ke dalam Pasar Nusukan, bertegur sapa, beramah tamah dengan sejumlah pedagang sembari membagikan celemek hitam bertuliskan Let's Guh-Gage dengan angka 1.

Seorang pedagang Pasar Nusukan Sri Mulyati mengaku senang mendapat celemek dari Teguh Prakosa dan Bambang Nugroho. 

"Terus terang saya senang dirawuhi Pak Teguh dan Mas Bambang. Apalagi ini dikasih celemek yang sangat berguna bagi kami," ujar Sri Mulyati.

Pedagang warung makanan ini berharap kedepan, Pasar Nusukan lebih tertata dan semakin baik. 

"Saya mendoakan Pak Teguh dan Mas Bambang terpilih dalam Pilkada Solo 2024. Dan jika mendapatkan amanah sebagai pemimpin Solo, semoga Pasar Nusukan bisa lebih tertata dan kian bersih," katanya.

Teguh Prakosa menjelaskan dirinya hadir di Pasar Nusukan tidak hanya sekadar mengikuti kegiatan Umbul Donga saja. Namun juga melihat secara dekat apa yang terjadi dan mendengarkan suara dari para pedagang.

"Di lantai bawah ada tadi ada los yang dibuat kios-kios dari kayu. Jika mendapat amanah, kedepan akan kami pertimbangkan untuk menata ulang dan membuat kios dari bahan yang lebih tepat. Soalnya kalau kayu ini bisa digerogoti tikus dan bahan makanan yang dijual bisa habis," jelas Teguh. 

Disamping itu, Teguh juga membahas soal ciri khas dan pola dari tiap pasar yang berbeda-beda.

"Pasar memiliki jam khasnya. Jadi ada jam-jam tertentu dimana mereka bakal didatangi pembeli. Seperti Pasar Legi yang dari jam 3 pagi sudah ramai masyarakat," ujar Teguh.

Sementara itu, Bambang Gage berharap ada pemberlakuan aturan baru di pasar seperti layaknya di Mall. "Misalkan, kalau di mall jika belum waktu tutup, lalu kios didalamnya tutup terlebih dahulu bisa kena sanksi," jelasnya.

"Yang jelas kami akan terus mengupayakan agar pasar ramai. Dan permasalahan yang ada didalamnya seperti kebersihan, tata kelola layout, perbaikan infrastruktur, serta kesadaran atau mindset pedagang untuk tidak membuang sampah sembarangan, harus diselesaikan," kata Gage.  

Calon Wakil Walikota ini berharap Lurah Pasar harus aktif dan memberikan edukasi kepada para pedagang.

Lalu, petugas keamanan juga harus mengingatkan kepada pedagang yang melakukan pelanggaran. 

"Yang jelas dalam program kami akan menambah petugas kebersihan di Pasar Tradisional. Jadi tidak hanya nyapu, ngelap tapi juga ngosek dan ngepel," pungkas Gage. (dam)

Editor : Damianus Bram
#Teguh Gage #pasar nusukan #Teguh Prakosa #Bambang Nugroho #Pilkada Solo #bambang gage