Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Partisipasi Pemilih Pilkada Serentak 2024 di Wonogiri Jeblok, Begini Sikap Ketua KPU Wonogiri

Iwan Adi Luhung • Jumat, 6 Desember 2024 | 01:50 WIB
Rapat pleno penetepan hasil Pikada Serentak 2024 yang digelar KPU Wonogiri, Rabu (4/122024).
Rapat pleno penetepan hasil Pikada Serentak 2024 yang digelar KPU Wonogiri, Rabu (4/122024).

RADARSOLO.COM-Partisipasi pemilih Pilkada sERENTAK 2024 di Wonogiri turun. Hal itu membuat KPU Wonogiri tak puas dan akan melakukan evaluasi.

Ketua KPU Wonogiri Satya Graha mengatakan, jumlah pengguna hak pilih pada pemilihan Bupati-Wakil Bupati Wonogiri sebanyak 589.239 orang dengan tingkat partisipasi 69,95 persen.

Diketahui, daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Serentak 2024 di Wonogiri sebanyak 842.326 orang.

"Tingkat partisipasi pemilih tidak bisa memang dibandingkan apple to apple dengan Pemilu Februari 2024 kemarin, yakni 77,14 persen. Kita bandingkan dengan Pilkada 2020, itu 71 sekian persen," ujar Satya belum lama ini.

Dia tak menampik adanya penurunan tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2024.

Menurut ketua KPU Wonogiri, tren penurunan itu juga terjadi di daerah lain.

KPU Wonogiri tak menemukan adanya gerakan secara masif yang mendorong untuk golput.

Diungkapkan Satya Graha, ada banyak faktor yang bisa menyebabkan penurunan partisipasi pemilih.

"Saya kira banyak faktor, banyak hal yang melatarbelakangi. Itu akan lebih baik jika ada penelitian dan pendalaman lebih lanjut terkait itu," bebernya.

Salah satu faktor yang menyebabkan penurunan tingkat partisipasi pemilih diperkirakan adalah perantau yang tidak pulang kampung saat Pilkada Serentak 2024, Rabu (27/11/2024).

"Ada yang begitu (perantau tidak pulang kampung)," kata Satya.

Ketua KPU Wonogiri mengaku, pihaknya belum puas dengan capaian partisipasi pemilih di Pilkada Serentak 2024 yang turun dibandingkan Pilkada Serentak 2020.

Baca Juga: Serikat Pekerja Boyolali Tuntut Kenaikan UMK Lebih Tinggi dari UMP, Segini Perkiraannya

Dia menilai penurunan itu tidak bisa hanya dilihat dari faktor penyelenggara, melainkan juga faktor-faktor lain. Seperti pemilih hingga peserta Pilkada.

"Kami tentu saja belum puas dengan capaian (partisipasi pemilih) ini. Turun dibandingkan 5 tahun lalu. Tentu saja kami akan evaluasi besar-besaran terkait hal ini," ujarnya Satya Graha. (al/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#partisipasi pemilih #pilkada serentak #dpt #turun #kpu wonogiri