RADARSOLO.COM – Menyambut bulan suci Ramadan, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo telah menyiapkan sembilan agenda spesial yang akan menemani umat Islam menjalankan ibadah puasa.
Berbagai kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman ibadah yang lebih bermakna, sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat di Kota Solo dan sekitarnya.
1. Iftar (Buka Bersama), Ribuan Porsi Setiap Hari
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Masjid Raya Sheikh Zayed kembali menggelar buka bersama gratis dengan menyediakan ribuan porsi makanan bagi jamaah.
Tahun ini, jumlah porsi yang disiapkan mencapai 7.000 porsi setiap Senin-Kamis dan 10.000 porsi khusus Jumat-Minggu.
Baca Juga: Masjid Zayed Solo Tak Terima Hibah Makanan berbuka Puasa Selama Ramadan, Ini Alasannya
Selain itu, menu iftar akan menyesuaikan kondisi di lapangan, seperti cuaca dan jumlah pengunjung. Secara keseluruhan, setiap harinya akan disiapkan antara 14.000 hingga 20.000 porsi takjil dan makan besar.
"Kami mengundang seluruh masyarakat, baik Muslim maupun non-Muslim, yang puasa maupun tidak, untuk ikut berbuka bersama di Masjid Sheikh Zayed," tulis manajemen Masjid dalam rilis resminya.
2. Festival Seni, Menunggu Waktu Berbuka dengan Hiburan Islami
Menjelang waktu berbuka, jamaah yang hadir akan dihibur dengan berbagai pertunjukan seni Islami, seperti hadroh, tari sufi, gambus, bela diri, dan wayang.
Tak hanya itu, pengunjung juga akan mendapatkan sesi edukasi praktis tentang keamanan digital dan manajemen keuangan, serta lantunan ayat suci Alquran yang dibawakan oleh imam-imam dari Timur Tengah.
Acara ini semakin meriah dengan pembagian doorprize dan hadiah bagi peserta yang beruntung.
3. Salat Tarawih Dipimpin Imam dari Uni Emirat Arab, Maroko, dan Mesir
Salah satu daya tarik utama Ramadan di Masjid Raya Sheikh Zayed adalah Salat Tarawih yang dipimpin oleh imam terkemuka dari Uni Emirat Arab, Maroko, dan Mesir.
Beberapa imam yang akan memimpin antara lain Sheikh Zayed Sultan Almansoori dan Sheikh Sayed Sameer Al Mahdy.
"Sheikh Zayed adalah Imam Resmi yang ditunjuk oleh Pemerintah Uni Emirat Arab untuk Masjid Joko Widodo di Abu Dhabi," tambah manajemen Masjid.
Sebelum Salat Tarawih, akan ada kuliah tujuh menit (kultum) dengan tema peningkatan kualitas ibadah Ramadan dan isu sosial kemasyarakatan.
Salat Tarawih akan dilaksanakan sebanyak 20 rakaat, ditutup dengan witir 3 rakaat, dan diperkirakan berlangsung selama 45 menit.
4. Kuliah Subuh: Memperkuat Harmoni Sosial
Setelah Salat Subuh, jamaah dapat mengikuti kajian singkat selama 30 menit yang akan dibagi menjadi tiga tema utama:
- 13 hari pertama: Membahas keharmonisan keluarga
- 10 hari berikutnya: Fokus pada kehidupan bertetangga
- 7 hari terakhir: Menyoroti kehidupan berbangsa dan bernegara
Kajian ini akan diisi oleh para ulama, akademisi, dan praktisi dari Surakarta dan sekitarnya.
5. Kajian Kitab Rutin, Membahas Kitab Klasik dengan Bahasa Sederhana
Masjid Sheikh Zayed juga tetap menggelar kajian kitab turats yang sudah berjalan sepanjang tahun.
Kajian ini akan dilaksanakan setiap setelah Salat Zuhur, dipimpin oleh ulama-ulama terkemuka seperti KH Abdul Karim Ahmad, Kyai Subhan, Habib Muhammad bin Yahya Baraqbah, dan KH Mustain Nasoha.
Baca Juga: Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Siapkan 14-20 Ribu Porsi Buka Puasa Selama Ramadhan
Untuk memudahkan pemahaman masyarakat, kajian ini akan disajikan dengan bahasa yang lebih sederhana.
6. Golek Garwo, Program Pencarian Jodoh Islami
Ramadan tahun ini, Masjid Raya Sheikh Zayed menghadirkan program unik, yakni Golek Garwo—sebuah acara pencarian jodoh Islami.
Program ini diperuntukkan bagi jejaka, gadis, janda, maupun duda Muslim yang berusia minimal 19 tahun.
Pendaftaran telah dibuka dan akan ditutup pada 5 Maret 2025, dengan 1.000 peserta diperkirakan akan ikut serta dalam program ini.
7. Kursus Singkat, Belajar Skill Baru Selama Ramadan
Tak hanya ibadah, masjid ini juga menawarkan berbagai kursus singkat yang bisa diikuti oleh masyarakat, antara lain:
- CNC Milling
- Marketplace untuk pebisnis online
- Zotero untuk mahasiswa
- Basic Drone
- Pembuatan aplikasi tanpa coding
- Computational Thinking untuk guru SD/MI dan TK/RA
Kursus ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan jamaah dalam berbagai bidang keahlian.
8. Nuzulul Qur'an & Zayed Humanitarian Day
Sebagai bagian dari penghormatan terhadap Sheikh Zayed, Masjid Sheikh Zayed Solo juga akan menggelar peringatan turunnya Al-Qur'an (Nuzulul Qur'an) serta Zayed Humanitarian Day.
Acara ini akan berlangsung pada 19 Maret setelah Salat Tarawih.
9. I'tikaf, Masjid Dibuka 24 Jam di 10 Malam Terakhir Ramadan
Masjid Sheikh Zayed akan dibuka selama 24 jam pada 10 malam terakhir Ramadan, memberi kesempatan bagi jamaah yang ingin beritikaf dan meningkatkan ibadah di penghujung Ramadan.
Namun, ruang utama masjid akan ditutup sementara pada pagi hari (07.00-10.00) dan malam hari (22.00-02.00) untuk pembersihan, dan jamaah tetap bisa menggunakan area selasar masjid selama jam pembersihan berlangsung.
Dengan beragam agenda yang telah dipersiapkan, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo mengundang seluruh masyarakat untuk turut serta dalam kegiatan Ramadan tahun ini.
"Mari bersama-sama menjadikan Ramadan 1446 H sebagai momen yang penuh berkah dan kebersamaan," tulis pengurus Masjid dalam rilis resminya.
Dengan berbagai program yang dihadirkan, Ramadan di Masjid Sheikh Zayed Solo tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga kesempatan untuk mempererat persaudaraan, memperkaya ilmu, hingga menemukan jodoh secara Islami. Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy