RADARSOLO.COM-Puluhan lapak pedagang berjajar di Alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri.
Menjadikannya sebagai salah satu sentra takjil yang ramai dikunjungi warga.
Sejak sore hari, masyarakat mulai berdatangan untuk berburu aneka hidangan berbuka puasa.
Pantauan radarsolo.com, Minggu (2/3/2025) sore, para pedagang sudah mulai bersiap sejak pukul 15.00.
Meski hujan sempat turun sebentar, mereka tetap menggelar dagangan, dan pukul 16.00 WIB suasana di lokasi semakin ramai.
Berbagai macam takjil ditawarkan. Mulai dari kolak, es buah, es teller, hingga makanan berat. Seperti pecel dan opor.
Jajanan modern seperti dimsum, arum manis, dan aneka kukis juga tersedia, memberikan banyak pilihan bagi pengunjung.
“Ini lihat-lihat dulu, mau muter. Nyari yang cocok,” ujar Sakti, warga Desa Purworejo, Kecamatan Wonogiri Kota, yang datang bersama temannya.
Selain di alun-alun, sentra takjil juga tersedia di Pringgodani, yang menurut warga juga cukup ramai.
“Ramai. Infonya yang di Pringgodani juga ramai. Tapi cari yang dekat saja,” tambahnya.
Selain berbelanja takjil, pengunjung juga bisa menikmati hiburan live music yang disediakan di panggung alun-alun.
Baca Juga: Ruang Pimpinan Bank Jateng Cabang Klaten Jadi Arang, Bagaimana Nasib Uang Nasabah?
Suasana ini semakin menarik perhatian warga yang ingin berbuka puasa di luar rumah.
“Ini tadi beli kue. Sepertinya enak,” ujar Wahyu, warga Kelurahan Giripurwo, yang berburu takjil bersama anaknya.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disdag & KUKM) Wonogiri, Wahyu Widayati mengatakan, sentra takjil ini merupakan bagian dari kebijakan Pemkab Wonogiri untuk mendukung UMKM lokal selama Ramadan.
“Mulai 1-25 Maret 2025 ada sentra takjil itu. Di alun-alun dan Pringgodani. Pukul 15.00 hingga 19.00,” ujarnya.
Pemkab Wonogiri memberikan kesempatan bagi PKL lama maupun baru untuk berjualan di area tersebut, sehingga dapat meningkatkan perekonomian lokal. (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono