RADARSOLO.COM - Festival Ramadan di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo kembali digelar untuk tahun ketiga.
Acara tahun ini menghadirkan perpaduan seni, ibadah, dan dukungan terhadap perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM.
Ketua Divisi Event Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Egi Raf menjelaskan, banyak agenda menarik digelar.
Mulai dari tarian tradisional seperti tari saman, dan tari sufi, hingga adanya pagelaran wayang bocah pada siang harinya. Festival juga diisi karawitan hingga salawatan.
Lalu sore hari ada pementasan grup hadroh, gambus, marawis, hingga akustik religi.
"Kegiatan ini digelar bertujuan untuk mengisi waktu luang menjelang buka puasa, dan dapat mengedukasi melalui kesenian islami yang diberikan agar menjadi nilai baik," jelasnya kepada Jawa Pos Radar Solo, Minggu (2/3).
Daya tarik utama festival ini tidak hanya terletak pada hiburan, tetapi juga pada program keagamaannya.
"Kami mengadakan kajian bada Duhur dan Ashar. Menghadirkan juga imam salat Tarawih dari berbagai negara seperti Uni Emirat Arab dan Mesir," jelasnya
Untuk acara buka bersama, pihak penyelenggara bekerja sama dengan kurang lebih 30 catering se Solo Raya. Melibatkan 120-an UMKM.
Setiap UMKM menyiapkan 56 porsi. Tujuh ribu porsi pada Senin-Jumat, sedangkan 10 ribu porsi pada Sabtu dan Minggu.
"Setiap UMKM terbaik binaan masjid kami hubungi, lalu kami ajak kerja sama untuk memasak dan menyiapkan takjil berbuka puasa. Nantinya akan dibagikan secara gratis untuk jemaah," tambahnya. (mg/nik)
Editor : Niko auglandy