RADARSOLO.COM - Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata Mandiri Terprogram (KKN-MT) Selingkar Kampus berbasis Masjid Edisi Bulan Ramadan mulai 1-30 Maret mendatang.
KKN-MT ini diikuti oleh 47 mahasiswa dari berbagai fakultas, mulai dari Fakultas Adab dan Bahasa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah, Fakultas Syariah, serta Fakultas Ushuludin dan Dakwah.
Para peserta telah melalui seleksi administrasi, serta memenuhi persyaratan khusus untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Program ini akan berlangsung di sembilan masjid yang tersebar di Kecamatan Kartasura, Gatak, Banyudono, dan Sawit. Bukan tanpa tujuan, agenda ini untuk membangun ekosistem moderasi beragama di masjid-masjid sekitar kampus selama bulan Ramadan.
Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta Prof. Dr. Toto Suharto menekankan bahwa pelaksanaan KKN-MT ini merupakan bentuk nyata kehadiran kampus di tengah masyarakat untuk menciptakan ekosistem kehidupan keagamaan yang inklusif.
"Mahasiswa peserta KKN harus menunjukkan literasi dan kompetensi keagamaan yang mumpuni melalui program dan kegiatan berkualitas di sembilan masjid tempat mereka bertugas," ucapnya dalam rilis yang didapat Jawa Pos Radar Solo.
Baca Juga: Asal Usul Bubur Samin di Solo, Takjil Berbuka Puasa Khas Ramadan yang Bertahan Sejak 1986
KKN-MT ini bukan sekadar ajang formalitas, melainkan program yang benar-benar bertujuan untuk memakmurkan masjid.
Program ini harus mendukung pengarusutamaan moderasi beragama serta menciptakan suasana Ramadan yang ceria dan penuh cinta selama pelaksanaannya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Raden Mas Said Surakarta M. Latif Fauzi menjelaskan, peserta KKN-MT adalah mahasiswa terpilih yang diharapkan mampu menghidupkan suasana Ramadan di masjid tempat mereka mengabdi.
"Mereka dituntut untuk menjalankan program yang mendukung pengarusutamaan Moderasi Beragama di sekitar kampus," ucapnya.
Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN Raden Mas Said Khasan Ubaidillah menambahkan, KKN-MT ini dirancang khusus untuk memanfaatkan momentum spiritual Ramadan. Ini guna menanamkan nilai-nilai keislaman serta mempererat hubungan sosial di masyarakat.
"Mahasiswa yang terlibat dalam program ini akan berperan aktif dalam mendukung berbagai aktivitas di masjid dan Taman Pendidikan Alquran (TPA), seperti pengajaran Alquran, penyelenggaraan kajian keislaman, serta pendampingan dalam berbagai program sosial keagamaan," sebutnya.
Lebih lanjut, mahasiswa juga didorong untuk menciptakan inovasi dalam metode pembelajaran agama agar lebih interaktif dan menarik, terutama bagi anak-anak di TPA.
"Dengan berbagai program yang telah dirancang, diharapkan KKN-MT Selingkar Kampus berbasis Masjid Edisi Bulan Ramadan ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta memperkuat peran mahasiswa dalam pengabdian kepada Masyarakat sekitar UIN Raden Mas Said Surakarta," tuturnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy