RADARSOLO.COM - Gunung Majasto, lebih tepat disebut sebagai bukit karena tingginya yang tidak setinggi Gunung Lawu atau Gunung Merapi, Di luar soal penamaan, lokasi ini menyimpan sejarah panjang perkembangan Islam di wilayah Sukoharjo.
Salah satu peninggalan bersejarah di tempat ini adalah Masjid Majasto, kabar yang berkembang masjid ini sudsh berdiri sejak sekira 1447.
Salah seorang juru kunci masjid Majasto, Sayono mengungkapkan, menurun informasi yang berkembang di lokasi ini, sebelum Masjid Majasto di Tawangsari, Sukoharjo berdiri sudah ada masjid lain yang lebih tua, yang didirikan sekira tahun 1400-an.
"Berdirinya Masjid di Gunung Majasto diperkirakan sekira tahun 1447. Dulu, sebelum ada masjid ini, ada masjid lain yang sudah berdiri sejak sebelum zaman peperangan lawan Belanda," juru kunci Masjid Majasto.
Selain masjid bersejarah, Gunung Majasto juga menjadi tempat pemakaman tokoh-tokoh penyebar Islam di wilayah tersebut.
Makam-makam para kyai dan tokoh Islam yang berjasa dalam penyebaran agama Islam dapat ditemukan di sekitar Masjid Majasto.
Salah satu makam yang menarik perhatian peziarah adalah Makam Bumi Arum Majasto. Keunikan makam ini terletak pada ukurannya yang hanya sekira 60 cm, serta konon tidak memiliki bau, sehingga masyarakat menyebutnya "Bumi Arum" atau "Bumi yang Harum".
Di antara tokoh Islam yang dimakamkan di kawasan ini adalah Ki Ageng Sutawijaya, seorang penyebar Islam yang juga mendirikan Padepokan Keraton Paguran Majasto.
Padepokan ini dahulu menjadi pusat penyebaran ilmu pertanian dan kaprajuritan, yang kemudian berkembang menjadi bagian penting dalam sejarah Islam di daerah tersebut.
Tidak hanya Ki Ageng Sutawijaya, para pengikutnya juga dimakamkan di sekitar pemakamannya.
Seiring berjalannya waktu, banyak peziarah yang datang untuk berdoa dan mencari berkah, sehingga akhirnya Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menetapkan Desa Majasto sebagai destinasi wisata religi.
Gunung Majasto kini menjadi destinasi wisata religi yang menarik bagi mereka yang ingin napak tilas sejarah Islam di wilayah Sukoharjo.
Dengan keberadaan masjid tua, makam para tokoh Islam, dan legenda Bumi Arum, tempat ini tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga menjadi saksi bisu perjalanan dakwah Islam di Pulau Jawa.
Bagi peziarah dan wisatawan, kunjungan ke Masjid Majasto dan Makam Bumi Arum menjadi pengalaman spiritual yang penuh makna, sekaligus kesempatan untuk mengenal lebih dalam sejarah Islam di Nusantara. (mg7/mg8/nik)
Penulis : Nazla Khairunnisa
Fotografer : Siti Fatimah