RADARSOLO.COM – Masjid Riyadh jadi salah satu masjid bersejarah di Kota Bengawan, yang terletak di Jalan Ibu Pertiwi, Kelurahan Pasar Kliwon, Kota Solo.
Masjid ini, memiliki akar tradisi sejarah Islam yang kuat. Masjid ini didirikan oleh habib Alwi bin Al-habsy.
Serambi masjid biasanya digunakan untuk majelis, menerima tamu, dan untuk acara-acara lain.
Tepat di sebelah kiri masjid, ada makam pendiri masjid ini, yaitu makam Habib Alwi bin Al-habsy. Tepat di samping kanan dan kirinya ada makam kedua anaknya.
Sebagian orang menganggap makam ini adalah bagian dari masjid, tapi ini sebenarnya hanya menjadi tempat peristirahatan keluarga pendiri masjid.
Masjid ini rutin mengadakan pengajian setiap harinya, terkecuali pada hari Jumat dan Minggu. Acara dimulai pada pukul 12.00-15.00 hingga menjelang Salat Ashar. Namun, saat bulan Ramadan ada perubahan jadwal.
Menyesuaikan kegiatan malam yang cukup padat, seperti adanya kajian yang diisi oleh Habib Syech sampai jam 02.00 dini hari, maka di pagi hari mereka akan mengosongkan jadwal dan akan dimulai kembali pengajian rutin pada pukul 14.00 hingga menjelang Adzan Ashar.
Selama bulan suci, masjid ini juga mengadakan buka puasa bersama. Jamaah yang berkunjung tentunya datang dari berbagai macam daerah.
Mereka akan ikut serta berbuka puasa bersama, dan salat Tarawih berjamaah. Bukan hanya pendatang, warga sekitar masjid pun ikut hadir. Menu berbuka biasanya lontong dan makanan ringan.
Sementara itu, nama Masjid Riyadh ternyata adalah nama Masjid di Yaman. Cukup wajar nama ini muncul, mengingat pendirinya dulu adalah orang asli Yaman. (mg7/mg8/nik)
Penulis: Nazla Khaerunnisa - Dokumentasi : Siti Fatimah
Editor : Niko auglandy