Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Manahan Solo: Destinasi Serbaguna untuk Olahraga, Nongkrong, Ngabuburit dan Berburu Takjil di Bulan Ramadan

Niko auglandy • Kamis, 20 Maret 2025 | 21:26 WIB

 

Suasana area di depan Stadion Manahan di sore hari (16/3/2025)
Suasana area di depan Stadion Manahan di sore hari (16/3/2025)

RADARSOLO.COM - Manahan kini menjadi salah satu destinasi favorit di Kota Solo yang bisa dinikmati sepanjang hari.

Kawasan Manahan yang terletak di jantung Kota Solo. Lokasi ini tidak hanya dikenal sebagai pusat olahraga, tetapi juga sebagai tempat bersantai, berkumpul, dan berburu kuliner, terutama saat bulan Ramadan.

Dengan fasilitas yang lengkap dan suasana yang nyaman, Manahan menjadi tempat ideal bagi warga Solo untuk beraktivitas dan menikmati waktu luang.

Sejak pagi, kawasan Manahan selalu ramai oleh masyarakat yang berolahraga. Dari jogging, bersepeda, berenang, hingga bermain sepatu roda, semua bisa dilakukan di sini.

Udara pagi yang segar dan jalur jogging yang nyaman membuat area ini menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin menjaga kebugaran tubuh.

Menurut Dhita Nur Wahyu Sawitri, salah satu wali murid dari komunitas Junior Glade, fasilitas olahraga di Manahan sudah cukup baik dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Menurutku fasilitas di sini sudah cukup lengkap dan bagus, karena dapat memfasilitasi berbagai cabang olahraga," ujarnya.

Tidak hanya itu, Manahan juga menjadi lokasi bagi berbagai komunitas olahraga untuk berlatih dan berbagi hobi, menjadikannya sebagai ruang publik yang inklusif dan aktif sepanjang hari.

Ketika siang hari, suasana Manahan tetap hidup dengan berbagai aktivitas lain. Banyak keluarga yang datang untuk sekadar bersantai, bercengkrama, atau menikmati udara segar di area hijau yang asri.

Kawasan ini memang dirancang untuk menjadi ruang publik yang nyaman bagi semua kalangan, dari anak-anak hingga orang tua.

Bagi mereka yang ingin bersantai di tempat yang sejuk, pepohonan rindang dan area terbuka di sekitar Manahan menjadi pilihan sempurna untuk melepas penat atau menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga.

Ketika sore menjelang, terutama di bulan Ramadan, kawasan Manahan berubah menjadi surga bagi para pecinta kuliner. Area sekitar Selter Manahan dipenuhi oleh pedagang yang menjajakan beragam takjil dan makanan khas berbuka puasa.

Suasana semakin ramai dengan kehadiran masyarakat yang datang tidak hanya untuk membeli makanan, tetapi juga untuk sekadar menikmati momen kebersamaan sebelum waktu berbuka.

Dhita, yang kini sering menghabiskan sore di Manahan, mengaku bahwa tempat ini memiliki daya tarik tersendiri di bulan Ramadan.

"Sekarang sih lebih sering ke sini buat menemani anak bermain sepatu roda. Tapi dulu, sebelum punya anak, biasanya datang buat berburu kuliner atau berenang di Tirtomoyo," ujarnya.

Kombinasi antara aktivitas olahraga dan wisata kuliner membuat Manahan semakin ramai saat menjelang waktu berbuka.

Banyak pengunjung yang memilih untuk berolahraga ringan terlebih dahulu, seperti jogging atau bermain sepatu roda, sebelum akhirnya berbuka puasa dengan aneka jajanan yang tersedia di kawasan ini.

Sebagai ruang publik yang multifungsi, Manahan membutuhkan perawatan dan perhatian yang baik agar tetap nyaman bagi semua pengunjung.

Oleh karena itu, kerja sama antara masyarakat dan pemerintah setempat sangat dibutuhkan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan area ini.

Fasilitas yang telah tersedia sebaiknya dirawat dan dikembangkan lebih lanjut agar tetap menjadi ikon kebanggaan Kota Solo.

Jika dikelola dengan baik, Manahan tidak hanya akan menjadi tempat rekreasi bagi warga lokal, tetapi juga dapat menjadi destinasi wisata bagi pengunjung dari luar daerah.

Dengan sinergi antara masyarakat dan pemerintah, diharapkan Manahan dapat terus berkembang dan tetap menjadi pusat aktivitas yang bermanfaat bagi semua orang. Semoga ke depannya, kawasan ini semakin maju dan menjadi kebanggaan bagi Kota Solo. (mg11/mg12/nik)

Penulis: Nasywa Muswanda Maqbulloh & Sapta Aprilia (UMS)

Editor : Niko auglandy
#puasa #manahan #kota solo