RADARSOLO.COM - Lailatul Qadar merupakan malam yang penuh kemuliaan dalam bulan Ramadhan. Di malam ini, segala kebaikan dilipatgandakan, dosa diampuni, dan takdir tahunan ditetapkan oleh Allah SWT.
Malam yang lebih baik dari seribu bulan ini diyakini terjadi pada salah satu dari sepuluh malam terakhir Ramadhan, khususnya di malam-malam ganjil.
Namun, kapan tepatnya malam tersebut terjadi masih menjadi rahasia Allah.
Hal ini dimaksudkan agar umat Islam semakin giat dalam beribadah di seluruh malam-malam terakhir Ramadhan.
Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah membaca doa malam Lailatul Qadar serta meningkatkan berbagai bentuk ibadah lainnya.
Keistimewaan Lailatul Qadar
Menurut hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, para sahabat Rasulullah SAW pernah bermimpi bahwa Lailatul Qadar terjadi di sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Rasulullah pun menegaskan bahwa barang siapa yang ingin mendapatkan keutamaannya, hendaknya mencarinya pada waktu tersebut.
Di antara tanda-tanda Lailatul Qadar yang disebutkan dalam berbagai riwayat adalah:
- Udara dan suasana malam terasa tenang dan damai.
- Matahari terbit tanpa sinar yang menyilaukan pada pagi harinya.
- Malam terasa lebih sejuk dan nyaman dibandingkan malam-malam lainnya.
Malam ke-27 sering dianggap sebagai malam yang paling kuat kemungkinan terjadinya Lailatul Qadar.
Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak shalat, dzikir, membaca Alquran, dan memanjatkan doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW pada malam tersebut.
Doa Malam Lailatul Qadar
1. Doa yang Diajarkan Rasulullah SAW
Dikutip dari kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi, Rasulullah SAW pernah ditanya oleh Aisyah RA mengenai doa yang harus dibaca ketika bertemu Lailatul Qadar.
Rasulullah SAW kemudian mengajarkan doa berikut:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, menyukai ampunan, maka ampunilah aku." (HR. Tirmidzi)
Doa ini menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan karena mengandung permohonan ampunan kepada Allah SWT.
Sebab, Lailatul Qadar adalah malam pengampunan, di mana Allah memberikan kesempatan bagi hamba-Nya untuk kembali bersih dari dosa.
2. Doa Sapu Jagat
Selain doa di atas, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak doa sapu jagat.
Doa ini memiliki makna yang sangat luas karena mencakup permohonan kebaikan di dunia dan akhirat.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban-naar.
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka."
Doa ini mengajarkan keseimbangan dalam hidup, yaitu memohon kebaikan dunia berupa kesehatan, rezeki, dan kebahagiaan, serta kebaikan akhirat berupa ampunan dan surga.
Amalan Sunnah di Malam Lailatul Qadar
Selain membaca doa, ada beberapa amalan lain yang dianjurkan pada malam Lailatul Qadar, antara lain:
- Melaksanakan shalat malam (Qiyamul Lail), terutama shalat tahajud dan witir.
- Membaca Alquran dengan penuh penghayatan.
- Bersedekah kepada fakir miskin dan orang yang membutuhkan.
- Berzikir dan bertafakur mengingat kebesaran Allah.
- Iktikaf di masjid, terutama bagi yang ingin menghabiskan malam dengan fokus beribadah.
Lailatul Qadar adalah malam istimewa yang tidak boleh dilewatkan oleh setiap muslim.
Untuk memperoleh keberkahannya, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW dan menjalankan amalan-amalan sunnah.
Karena waktu pastinya dirahasiakan, setiap muslim hendaknya bersungguh-sungguh dalam beribadah di sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama di malam-malam ganjil. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria