Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Jawa Pos Radar Solo Silaturahmi ke Rumah Habib Syech

Niko auglandy • Minggu, 30 Maret 2025 | 02:55 WIB
PANUTAN: Jawa Pos Radar Solo mewawancarai Habib Syech saat memberi kajian tentang ilmu-ilmu Islami yang penuh makna.
PANUTAN: Jawa Pos Radar Solo mewawancarai Habib Syech saat memberi kajian tentang ilmu-ilmu Islami yang penuh makna.

RADARSOLO.COM - Pada Rabu, 19 Maret 2025, Siti Fatimah wartawan lapangan dari Jawa Pos Radar Solo berkesempatan untuk melakukan silaturahmi ke kediaman Habib Syech yang berlokasi di Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo.

Kedatangan tim redaksi disambut hangat oleh keluarga besar Habib Syech, termasuk adik Habib Syech, Abdullah Abdul Qadir Assegaf.

Sesampainya di kediaman Habib Syech, Radar Solo langsung terkesan dengan arsitektur rumah yang bergaya Timur Tengah, yang memberikan suasana nyaman dan sejuk.

Sebagai sambutan, keluarga Habib Syech menyajikan kopi jahe, minuman khas yang sering dinikmati di keluarga tersebut. Selain itu, Habib Syech juga memiliki istri yang bernama Sayyidah bin Hasan Alhabsyi, dan dikaruniai lima anak, yaitu Fatimah Assegaf, Habib Muhammad Bagir bin Syech Assegaf, Habib Umar bin Assegaf, Sayyid Abu Bakar bin Syech Assegaf, dan Sayyid Toh bin Syech Assegaf.

Siti Fatimah menerangkan tujuan kedatangan redaksi Jawa Pos Radar Solo bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk mewawancarai Habib Syech. Ingin mengetahui mengenai salawat dan metode dakwah yang beliau gunakan melalui media.

Sebelum dikenal luas, Habib Syech mengakui dia seorang penyanyi religi yang suka berbagi dengan umat Muslim di sekitar Pasar Kliwon, Solo.

Dulu, kawasan Semanggi dikenal dengan aktivitas yang tidak bermanfaat, seperti minum alkohol. Namun, dengan pendekatan dakwah langsung (face-to-face) yang dilakukan Habib Syech, masyarakat Semanggi mulai sadar dan meninggalkan kebiasaan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Kampung Semanggi pun kini menjadi lingkungan yang taat beribadah, dengan banyak warga yang aktif mengikuti pengajian di gedung Bustanul 'Asyiqin Majlis Ahbaabul Musthofa.

Selama bulan Ramadan, di gedung Bustanul 'Asyiqin Majlis Ahbaabul Musthofa diadakan berbagai kegiatan, seperti salat terawih berjamaah, salawat bersama, kajian Ramadan setelah sholat terawih, sahur bersama, dan salat Subuh berjamaah.

Habib Syech pun mengizinkan para jamaah untuk berkunjung ke kediamannya pada hari Rabu, mulai pukul 10.00-12.00 WIB dan 17.00-19.00 WIB.

Setelah selesai wawancara, Siti Fatimah mendapat kesempatan untuk melihat lebih jauh kediaman Habib Syech. Abdullah Abdul Qadir Assegaf, adik Habib Syech, mengantarkan wartawan untuk melihat beberapa ruangan. Termasuk ruang jamaah putra dan putri, serta ruang bisnis yang memproduksi sarung dan berbagai produk lainnya yang diekspor ke luar negeri.

“Habib Syech sangat membuka kesempatan bagi tamu dari kota mana pun untuk bersilaturahmi setiap hari Rabu. Di luar hari itu, jadwal Habib Syech sangat padat, bahkan waktu tidurnya pun tidak teratur. Jika ada yang ingin melakukan booking, harus menghubungi timnya untuk menentukan hari yang tepat dan biaya yang diperlukan,” ujar Abdullah Abdul Qadir Assegaf.

Lebih lanjut, Abdullah menjelaskan bahwa untuk mengadakan acara dengan Habib Syech dan grup salawatnya, pihak penyelenggara harus berkoordinasi dengan tim Habib Syech.

Setelah menentukan tanggal dan hari, mereka juga harus menyepakati biaya yang meliputi transportasi, tempat beristirahat, dan konsumsi. Pesan Habib Syech kepada semua pihak yang ingin melakukan booking adalah bahwa acara tersebut harus bermanfaat untuk umat, seperti peresmian pondok pesantren atau kegiatan lain yang melibatkan banyak orang, karena dakwah yang dibawakan dengan salawat bertujuan untuk mempersatukan umat. (mg7/nik)

PENULIS : SITI Fatimah

FOTOGRAFER : Nazla Khairunnisa

 

 

 

 

Editor : Niko auglandy
#solo #pasar kliwon #Habib Syech