RADARSOLO.COM - Bulan suci Ramadhan 2026 akan segera tiba.
Menyambut momen penuh berkah ini, umat Islam dianjurkan untuk mulai mempersiapkan diri, tidak hanya secara spiritual, tetapi juga dari sisi kesehatan fisik.
Ibadah puasa menuntut tubuh untuk beradaptasi karena tidak ada asupan makanan dan minuman selama kurang lebih 12 jam.
Tak sedikit orang mengeluhkan kondisi tubuh yang cepat lemas, mudah lapar, hingga sulit berkonsentrasi saat menjalani puasa.
Salah satu faktor utama penyebabnya adalah pola makan yang kurang tepat saat sahur dan berbuka.
Baca Juga: Siap-Siap Mudik Lebaran 2026! Tiket Kereta Api Segera Dijual, Ini Cara Pesan dan Jadwal Lengkapnya
Padahal, dengan pengaturan pola makan yang seimbang dan tepat, puasa Ramadhan justru bisa dijalani dengan lebih nyaman dan tubuh tetap berenergi sepanjang hari.
Mengacu pada informasi dari Kementerian Kesehatan RI, selama puasa, tubuh tetap membutuhkan energi, protein, vitamin, mineral, serta cairan yang cukup.
Kebutuhan tersebut harus dipenuhi secara optimal saat sahur dan berbuka, terutama menjelang Ramadhan 2026.
Pola konsumsi yang baik berperan penting dalam menjaga kestabilan gula darah, mencegah dehidrasi, serta mendukung stamina dan fokus selama beraktivitas.
Perlu diingat, kualitas asupan jauh lebih penting dibandingkan kuantitas makanan.
Berikut 7 pola makan terbaik saat Puasa Ramadhan 2026 agar tubuh tetap bertenaga seharian:
1. Pilih Karbohidrat Kompleks saat Sahur
Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, oatmeal, kentang, dan ubi membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.
Energi pun dilepaskan secara bertahap sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.
Sebaliknya, konsumsi makanan manis berlebihan sebaiknya dihindari karena dapat memicu lonjakan gula darah yang cepat turun dan membuat tubuh mudah lelah saat puasa.
2. Pastikan Asupan Protein Terpenuhi
Protein berfungsi menjaga massa otot dan membantu rasa kenyang lebih lama.
Sumber protein yang baik antara lain telur, ikan, ayam tanpa kulit, daging rendah lemak, tahu, tempe, dan kacang-kacangan.
Mengonsumsi protein secara seimbang saat sahur dan berbuka sangat membantu menjaga energi tetap stabil selama Ramadhan 2026.
3. Konsumsi Lemak Sehat Secara Bijak
Lemak sehat berperan sebagai cadangan energi dan membantu penyerapan vitamin.
Pilihan terbaik antara lain alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, serta ikan berlemak seperti salmon.
Namun, konsumsi gorengan sebaiknya dibatasi karena lemak jenuh berlebih dapat memperberat pencernaan dan membuat tubuh terasa lesu saat puasa.
4. Perbanyak Sayur dan Buah
Serat dari sayur dan buah membantu pencernaan tetap lancar dan menjaga rasa kenyang lebih lama.
Sayuran hijau, wortel, brokoli, bayam, serta buah seperti apel, pir, pepaya, dan kurma sangat dianjurkan selama Ramadhan 2026.
Selain itu, buah dan sayur kaya akan vitamin dan mineral yang penting untuk menjaga daya tahan tubuh saat puasa.
5. Atur Pola Minum dengan Benar
Dehidrasi sering menjadi penyebab utama tubuh terasa lemas saat berpuasa.
Terapkan pola minum 2-4-2, yakni dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.
Kurangi konsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh karena dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil dan mempercepat kehilangan cairan tubuh selama puasa Ramadhan.
6. Berbuka Secara Bertahap
Saat berbuka, awali dengan air putih dan kurma untuk mengembalikan energi secara perlahan.
Hindari langsung mengonsumsi makanan berat dalam jumlah besar karena dapat menyebabkan rasa kantuk dan tidak nyaman.
Berbuka secara bertahap membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal dan menjaga stamina selama Ramadhan 2026.
7. Batasi Makanan Tinggi Gula dan Garam
Makanan tinggi gula hanya memberikan energi sesaat yang cepat menurun, sementara asupan garam berlebih dapat meningkatkan risiko dehidrasi.
Mengontrol konsumsi kedua jenis makanan ini akan membantu tubuh tetap segar, sehat, dan bertenaga sepanjang menjalani puasa dengan pola makan yang tepat.(np)
Editor : Nur Pramudito