Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tinggal Hitungan Hari, Cek Hitung Mundur Puasa dan Prediksi Awal 1 Ramadhan 2026

Nur Pramudito • Minggu, 25 Januari 2026 | 06:00 WIB

 

Puasa Ramadhan 2026 tinggal hitungan hari. Simak hitung mundur puasa, prediksi 1 Ramadhan 2026 versi pemerintah dan Muhammadiyah
Puasa Ramadhan 2026 tinggal hitungan hari. Simak hitung mundur puasa, prediksi 1 Ramadhan 2026 versi pemerintah dan Muhammadiyah

RADARSOLO.COM - Bulan suci Ramadhan 2026 kian mendekat.

Tak heran jika banyak masyarakat mulai mencari informasi terkait Puasa Ramadhan 2026 berapa hari lagi.

Ramadhan selalu menjadi momen istimewa yang membutuhkan persiapan matang, baik dari sisi ibadah maupun penyesuaian aktivitas harian.

Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag), awal Ramadhan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Meski begitu, tanggal tersebut masih bersifat sementara karena penetapan resmi awal Puasa Ramadhan 2026 akan ditentukan melalui sidang isbat.

Dengan perkiraan tersebut, waktu menuju Puasa Ramadhan 2026 kini semakin dekat dan hanya tersisa beberapa pekan lagi.

Baca Juga: Sambut Ramadhan 2026, Ini 7 Aplikasi Pendukung Ibadah Terbaik: Dari Jadwal Imsakiyah hingga Al-Qur’an Digital

Puasa Ramadhan 2026 Tinggal Berapa Hari Lagi?

Pertanyaan mengenai puasa 2026 berapa hari lagi kerap muncul di masyarakat.

Jika dihitung berdasarkan kalender Kemenag, 1 Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Apabila dihitung dari Sabtu, 24 Januari 2026, maka hitung mundur Puasa Ramadhan 2026 menunjukkan sisa waktu sekitar 26 hari.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kepastian awal puasa akan ditentukan melalui sidang isbat yang mengombinasikan metode hisab dan rukyatul hilal.

Sidang ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), organisasi masyarakat Islam, hingga para pakar ilmu falak.

Versi Muhammadiyah: Puasa Dimulai 18 Februari 2026

Berbeda dengan pemerintah, PP Muhammadiyah biasanya menetapkan awal Ramadhan 2026 lebih awal melalui metode hisab hakiki wujudul hilal.

Berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 yang dirilis Oktober 2025, awal Puasa Ramadhan 2026 ditetapkan pada Rabu, 18 Februari 2026.

Perbedaan ini terjadi karena Muhammadiyah menetapkan awal bulan saat hilal sudah berada di atas ufuk, tanpa menunggu visibilitas hilal seperti kriteria yang digunakan pemerintah.

Alasan Perbedaan Awal Ramadhan 2026

Pemerintah Indonesia mengacu pada kriteria MABIMS, yang mensyaratkan ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat agar dapat dinyatakan terlihat.

Ketika syarat ini belum terpenuhi, pemerintah menetapkan Ramadhan dimulai keesokan harinya.

Sementara itu, Muhammadiyah menganggap Ramadhan sudah masuk begitu hilal secara hisab dinyatakan wujud.

Perbedaan pendekatan inilah yang kerap memunculkan perbedaan awal Puasa Ramadhan 2026.

Meski demikian, jika posisi hilal memenuhi kriteria MABIMS, maka awal puasa berpotensi dimulai secara serentak.

Prediksi Jadwal Penting Puasa Ramadhan 2026

Berikut gambaran jadwal penting selama Ramadhan 2026 berdasarkan perhitungan hisab:

Penetapan resmi hari libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri akan diatur melalui SKB 3 Menteri untuk tahun 2026.

Waktu Terakhir Lunasi Utang Puasa

Karena Puasa Ramadhan 2026 tinggal menghitung hari, umat Islam diimbau segera melunasi utang puasa Ramadhan sebelumnya.

Berdasarkan informasi dari Baznas, menunda qadha puasa hingga masuk Ramadhan berikutnya tanpa alasan syar’i tidak dibenarkan.

Bulan Syaban menjadi kesempatan terakhir bagi mereka yang memiliki kewajiban qadha, termasuk wanita yang meninggalkan puasa karena haid atau nifas, serta musafir dan orang sakit yang telah sembuh.

Lafal niat qadha puasa:

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha’i fardhi syahri Ramadhana lillahi ta‘ala.
Artinya: Saya berniat mengganti puasa Ramadhan esok hari karena Allah SWT.

Selain melunasi qadha, umat Islam juga dianjurkan mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual.

Memperbanyak puasa sunnah di bulan Syaban dapat membantu tubuh beradaptasi sebelum memasuki Puasa Ramadhan 2026.

Dengan memahami hitung mundur dan prediksi awal Ramadhan 2026, diharapkan umat Islam dapat menyambut bulan suci dengan kesiapan optimal, baik secara mental, fisik, maupun spiritual.(np)

Editor : Nur Pramudito
#hitung mundur ramadhan 2026 #ramadhan 2026 berapa hari lagi #hitung mundur puasa 2026 #kapan puasa 2026 #ramadhan 2026