RADARSOLO.COM-Menjelang bulan suci Ramadhan, tradisi ngabuburit selalu menjadi momen yang dinanti masyarakat.
Sore hari menjelang waktu berbuka dimanfaatkan untuk berburu takjil, baik di pinggir jalan, pasar Ramadhan, maupun bazar musiman.
Fenomena ini membuka peluang usaha yang cukup menjanjikan, terutama karena banyak jenis takjil yang dapat dibuat dengan bahan sederhana dan proses yang tidak rumit.
1. Bolu Ketan Hitam
Bolu ketan hitam menjadi salah satu kue basah yang banyak diminati saat Ramadhan karena rasanya legit dan teksturnya lembut.
Bahan-bahan seperti tepung ketan hitam, telur, gula, dan santan mudah ditemukan di pasar tradisional.
Proses pembuatannya relatif sederhana dan bolu bisa dibuat sehari sebelumnya, sehingga memudahkan penjual dalam persiapan tanpa harus memasak mendekati waktu berbuka.
2. Es Teler
Es teler selalu menjadi pilihan favorit untuk berbuka puasa karena rasanya segar dan mengenyangkan.
Bahan seperti alpukat, kelapa muda, dan nangka cukup mudah diperoleh dan bisa disesuaikan dengan modal yang dimiliki.
Penyajiannya pun praktis karena dapat dikemas dalam cup plastik, sehingga cocok dijual saat ngabuburit.
Atau bisa dikemas dengan unik, missal mengguanakn teko ataupun ember dan yang sebagainya.
3. Cireng Kuah Creamy
Cireng kuah creamy merupakan inovasi jajanan tradisional yang kini banyak digemari, terutama oleh kalangan muda.
Adonan cireng dibuat dari bahan sederhana seperti tepung tapioka, sementara kuah creamy dapat diolah dari bumbu dasar yang mudah didapat atau menggunakan bumbu instan.
Proses pembuatannya tidak memakan waktu lama, sehingga cocok dijual saat jam ramai menjelang berbuka.
4. Salad Sayur
Salad sayur menjadi alternatif takjil bagi masyarakat yang ingin berbuka dengan menu lebih ringan dan sehat. Bahan berupa sayuran segar dan saus salad mudah ditemukan serta tidak memerlukan proses memasak yang rumit. Salad juga bisa disiapkan dalam jumlah banyak dan dikemas rapi, sehingga memudahkan penjual saat melayani pembeli.
5. Es Jelly
Es jelly dikenal sebagai takjil yang ekonomis dan menyegarkan.
Bahan jelly mudah diperoleh dan proses pembuatannya sederhana, bahkan bisa disiapkan jauh sebelum waktu jualan.
Dengan tambahan sirup atau susu, es jelly tampil menarik dan tetap terjangkau bagi berbagai kalangan.
6. Gorengan
Gorengan tetap menjadi takjil favorit yang hampir selalu laris selama Ramadhan. Bahan seperti tepung, tahu, tempe, dan sayuran mudah ditemukan dengan harga terjangkau.
Proses memasaknya pun sederhana dan bisa dilakukan secara bertahap menyesuaikan jumlah pembeli, sehingga risiko kerugian dapat ditekan.
7. Selendang Mayang
Selendang mayang menghadirkan cita rasa tradisional yang kini kembali diminati saat Ramadhan. Bahan dasarnya berupa tepung dan gula relatif mudah didapat, sementara proses pembuatannya tidak terlalu rumit. Tampilan warnanya yang menarik membuat takjil ini cocok dijual sebagai menu nostalgia saat ngabuburit.
8. Infused Water
Infused water menjadi pilihan minuman segar sekaligus menyehatkan untuk berbuka puasa.
Minuman ini hanya membutuhkan air mineral dan potongan buah segar tanpa proses memasak.
Dengan modal kecil dan waktu pembuatan singkat, infused water cocok dijadikan ide jualan praktis selama Ramadhan.
Contohnya: infused water lemon dan mint, apel dan kayu manis, mentimun dan lemon, anggur dan lemon, dan masih banyak lagi.
9. Es Lumut
Es lumut memiliki tekstur unik dan rasa manis segar yang digemari berbagai kalangan.
Bahan utama seperti agar-agar, santan, dan gula mudah ditemukan, sementara proses pembuatannya relatif sederhana.
Es lumut juga dapat dibuat dalam jumlah besar dan disimpan hingga waktu jualan tiba.
10. Dimsum Lumer
Dimsum lumer menjadi jajanan gurih yang sedang tren dan banyak dicari. Penjual dapat memanfaatkan kulit dan isian instan yang mudah diperoleh di pasaran.
Proses pengukusan tidak memerlukan teknik rumit, sehingga cocok untuk jualan takjil dengan porsi kecil dan harga terjangkau. (agna)
Editor : Tri wahyu Cahyono