RADARSOLO.COM - Waktu menjelang berbuka puasa adalah salah satu waktu paling mustajab untuk berdoa. Jangan lupa selipkan doa untuk keluarga, kesehatan, dan keberkahan rezeki di sela-sela doa di atas.
Berikut adalah rangkaian doa yang sangat dianjurkan untuk dipanjatkan, terutama di waktu-waktu mustajab seperti saat menjelang berbuka puasa.
Baca Juga: Ide Takjil Sehat Ramadhan 2026: 10 Menu Buka Puasa Tanpa Gorengan yang Bikin Tubuh Tetap Fit
1. Doa Berbuka Puasa
Ini adalah doa utama yang dibaca tepat setelah membatalkan puasa.
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru in syaa Allah.
Artinya: "Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah." (HR. Abu Dawud)
Baca Juga: Catat! Ini 8 Perkara yang Membatalkan Puasa Saat Ramadhan Selain Makan dan Minum
2. Memohon Pembebasan dari Api Neraka
اللَّهُمَّ أَعْتِقْ رِقَابَنَا وَرِقَابَ آبَائِنَا وَأُمَّهَاتِنَا مِنَ النَّارِ
Allāhumma a‘tiq riqābanā wa riqāba ābā’inā wa ummahātinā minan nār.
Artinya: "Ya Allah, bebaskanlah diri kami, ayah kami, dan ibu kami dari api neraka."
3. Memohon Dipertemukan dengan Lailatul Qadar
اللَّهُمَّ بَلِّغْنِي لَيْلَةَ الْقَدْرِ
Allāhumma ballighnī Lailatal Qadr.
Artinya: "Ya Allah, sampaikanlah aku pada Lailatul Qadar."
4. Doa Agar Amal Ibadah Diterima
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Rabbanaa taqabbal minna innaka Antas-Samii‘ul-‘Aliim.
Artinya: "Ya Tuhan kami, terimalah dari kami (amalan kami). Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 127)
Baca Juga: Strategi Praktis Kultum Efektif: Singkat, Padat, dan Berbobot
5. Doa Utama Malam Lailatul Qadar
Doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ kepada Aisyah RA untuk dibaca di malam-malam terakhir Ramadhan. اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allāhumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘annī.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku." (HR. Tirmidzi)
Editor : Kabun Triyatno