Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Rekomendasi Takjil Sehat dan Rendah Kalori tapi Tetap Nikmat untuk Penderita Diabetes Saat Ramadhan

Tri wahyu Cahyono • Sabtu, 21 Februari 2026 | 17:11 WIB

Ilustrasi takjil untuk berbuka puasa Ramadhan.
Ilustrasi takjil untuk berbuka puasa Ramadhan.


RADARSOLO.COM-Bulan Ramadhan menjadi momen istimewa bagi umat Muslim, termasuk bagi penderita diabetes.

Namun, memilih menu berbuka puasa atau takjil sering kali menjadi tantangan tersendiri.

Banyak takjil populer seperti kolak, es campur, atau gorengan mengandung gula dan kalori tinggi yang dapat memicu lonjakan gula darah.

Oleh karena itu, penting bagi penderita diabetes untuk memilih takjil sehat dan rendah kalori agar puasa tetap aman dan nyaman.

Takjil sehat untuk penderita diabetes bukan berarti hambar atau tidak lezat.

Dengan pemilihan bahan yang tepat, menu berbuka puasa tetap bisa nikmat sekaligus membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Aturan Memilih Takjil Sehat untuk Penderita Diabetes

Sebelum membahas rekomendasi menu, ada beberapa prinsip penting yang perlu diperhatikan saat memilih takjil:

• Rendah gula dan tidak menggunakan gula tambahan

• Mengandung serat tinggi

• Menggunakan karbohidrat kompleks

• Rendah lemak jenuh

• Tidak digoreng

Baca Juga: Ramadhan Hari ke-3: Cek Jadwal Buka Puasa di Solo, Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Boyolali, Sukoharjo, dan Klaten pada Sabtu 21 Februari 2026

Takjil dengan prinsip tersebut membantu mencegah lonjakan gula darah secara tiba-tiba setelah seharian berpuasa.

Rekomendasi Takjil Sehat dan Rendah Kalori

Berikut beberapa pilihan takjil sehat yang aman untuk penderita diabetes selama bulan Ramadhan:

1. Buah Potong dengan Indeks Glikemik Rendah

Buah tetap boleh dikonsumsi penderita diabetes asalkan dipilih dengan tepat. Pilih buah dengan indeks glikemik rendah seperti apel, pir, pepaya, stroberi, atau kiwi. Sajikan dalam bentuk potongan tanpa tambahan gula atau sirup agar tetap rendah kalori.

2. Kurma dalam Porsi Terbatas

Kurma sering menjadi simbol berbuka puasa, namun kandungan gulanya cukup tinggi.

Penderita diabetes tetap boleh mengonsumsi kurma, tetapi batasi jumlahnya 1–2 butir saja dan imbangi dengan air putih serta makanan berserat.

3. Puding Chia Seed Tanpa Gula

Chia seed kaya serat dan dapat membantu mengontrol gula darah.

Campurkan chia seed dengan susu almond tanpa gula atau susu rendah lemak, lalu tambahkan potongan buah segar sebagai pemanis alami. Menu ini mengenyangkan dan rendah kalori.

4. Sup Buah Tanpa Sirup

Sup buah bisa menjadi takjil sehat jika dibuat tanpa sirup dan susu kental manis.

Baca Juga: Lewat Street to Table, Aston Solo Hotel Hadirkan Ragam Street Food Saat Berbuka di Ramadan 2026

Gunakan air dingin atau air kelapa murni secukupnya, serta buah-buahan rendah gula.

Hindari penggunaan gula tambahan agar tetap aman bagi penderita diabetes.

5. Smoothie Sayur dan Buah

Smoothie dari kombinasi sayur dan buah seperti bayam, mentimun, alpukat, dan apel bisa menjadi pilihan takjil yang menyehatkan.

Gunakan air atau yogurt rendah lemak tanpa gula sebagai cairan dasar.

Smoothie ini membantu menghidrasi tubuh dan memberikan energi tanpa lonjakan gula darah.

6. Kolak Versi Sehat

Kolak tetap bisa dinikmati dengan versi yang lebih sehat.

Gunakan ubi atau labu sebagai sumber karbohidrat kompleks, santan rendah lemak, dan pemanis alami seperti kayu manis atau sedikit gula rendah kalori.

Hindari pisang yang terlalu matang karena kandungan gulanya lebih tinggi.

7. Agar-Agar tanpa Gula

Agar-agar rendah kalori dan tinggi serat, sehingga cocok sebagai takjil untuk penderita diabetes.

Gunakan pemanis rendah kalori atau sajikan tanpa pemanis dengan tambahan buah segar di atasnya.

Baca Juga: Ramai-ramai ke Coffeshop, Saf Tarawih di Masjid Al-Wustho Mangkunegaran Solo Tak Lagi Penuh

Tips Tambahan Saat Berbuka Puasa bagi Penderita Diabetes

Selain memilih takjil yang tepat, penderita diabetes juga perlu memperhatikan cara berbuka puasa:

• Mulai berbuka dengan air putih

• Makan perlahan dan tidak berlebihan

• Hindari minuman manis kemasan

• Perhatikan porsi makan utama setelah berbuka

• Konsultasikan pola makan dengan tenaga kesehatan bila perlu. (agna)

 

Editor : Tri wahyu Cahyono
#takjil rendah kalori #Rendah Lemak #gula darah #rekomendasi #tetap nikmat #penderita diabetes #ramadhan #Takjil sehat