Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Di Balik Jernihnya Umbul Pelem, Desa Wunut Gelar Pesantren Kilat Ramadhan: Padukan Wisata Alam dan Alquran

Angga Purenda • Rabu, 25 Februari 2026 | 12:04 WIB

Sebanyak 120 santri dari dalam dan luar Klaten mengikuti program Pesantren Kilat bertajuk "Tahfizku Teguh, Ramadanku pun Utuh".
Sebanyak 120 santri dari dalam dan luar Klaten mengikuti program Pesantren Kilat bertajuk "Tahfizku Teguh, Ramadanku pun Utuh".

RADARSOLO.COM - Desa Wunut di Kecamatan Tulung, Klaten identik sebagai surga wisata air di Jawa Tengah.

Di balik jernihnya pesona Umbul Pelem dan deretan mata air lainnya, nuansa religi berdegup sama kencangnya, terlebih di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah ini.

Nuansa spiritual tersebut tampak nyata di kompleks Masjid Ar-Ridha.

Sebanyak 120 santri dari dalam dan luar Kabupaten Klaten berkumpul mengikuti program Pesantren Kilat bertajuk "Tahfizku Teguh, Ramadanku pun Utuh".

Kegiatan edukatif ini digagas oleh TPQ Ar-Ridha yang berkolaborasi dengan Ma’had Tahfidzul Qur’an Bait Al-Tanzil serta Remaja Masjid setempat.

Menyeimbangkan Wisata Alam dan Spiritual

Lokasi TPQ Ar-Ridha sangat strategis, hanya berjarak beberapa ratus meter dari destinasi populer seperti Umbul Pelem, Umbul Gede, Nilo, Kemanten, dan Janti Park.

Di saat kawasan Wunut dipadati wisatawan yang ingin merasakan segarnya mata air, kehadiran pesantren kilat ini ibarat oase penyeimbang spiritual.

Menariknya, panitia tidak memisahkan kegiatan mengaji dengan potensi alam desa.

Salah satu agenda yang paling diminati para santri adalah sesi Wisata Umbul, di mana mereka diajak mentadaburi alam sembari belajar agama.

Selain itu, para santri juga mengikuti program Malam Bina Takwa (Mabit) yang diisi dengan beragam aktivitas interaktif, antara lain:

Direktur TPQ Ar-Ridha sekaligus Ketua Panitia Enggal menjelaskan, pesantren kilat ini adalah langkah preventif untuk membentengi generasi muda dari krisis keteladanan di era modern.

“Kami ingin melahirkan generasi salih yang mencintai Al-Qur’an, sekaligus menjadi calon pemimpin unggul yang memiliki integritas tinggi dan berani bersaing di kancah global,” papar Enggal.

Iktikaf dan Lomba Tahfiz

Sementara itu, Muslih, pembina TPQ Ar-Ridha yang juga inisiator kegiatan berharap lembaganya bisa menjadi percontohan bagi TPQ lain dalam mengemas dakwah yang ramah anak dan memadukan kearifan lokal.

"Rangkaian acara tidak berhenti di sini. Kami akan melanjutkannya dengan Iktikaf di sepuluh hari terakhir Ramadhan, serta Lomba Tahfiz pada 14–15 Maret 2026 mendatang untuk memperebutkan Piala Bergilir Kepala Desa Wunut," ujar Muslih, yang pernah menjabat sebagai Kepala KUA Karanganom periode 2016–2023.

Melalui sinergi dakwah dan potensi wisata alam ini, Desa Wunut semakin memantapkan posisinya sebagai desa yang paripurna; makmur secara ekonomi dan tangguh secara nilai-nilai religius. (ren)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Alquran #pesantren kilat #umbul pelem #wisata alam #desa wunut