RADARSOLO.COM - Ibadah puasa Ramadan tidak sekadar memberikan manfaat spiritual, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan kulit. Dengan catatan dijalankan dengan pola makan tepat.
Dokter spesialis kulit sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dr. Flora Ramona Sigit menjelaskan, berpuasa dapat membantu proses regulasi hormon tubuh.
Ini berpengaruh langsung terhadap kondisi kulit, khususnya dalam mengurangi masalah jerawat.
“Puasa membantu menurunkan lonjakan insulin dan mengontrol produksi minyak pada kulit. Sehingga peradangan jerawat dapat berkurang dan proses penyembuhan menjadi lebih baik,” jelasnya.
Flora menekankan, selama berpuasa tubuh mengalami keseimbangan metabolisme yang membuat produksi sebum atau minyak kulit lebih stabil. Kondisi ini dinilai mampu menekan munculnya jerawat. Terutama jika pola makan saat sahur dan berbuka rendah gula, serta diimbangi konsumsi sayur dan buah.
Selain itu, puasa juga memicu proses detoksifikasi alami tubuh melalui mekanisme autophagy atau pembersihan sel secara mandiri. Proses ini membantu menurunkan peradangan sistemik yang berdampak pada kesehatan kulit.
“Efeknya, kulit menjadi lebih tenang, kemerahan berkurang, dan kondisi inflamasi kronis seperti jerawat maupun dermatitis bisa lebih stabil,” ujarnya.
Manfaat lain berpuasa, yakni efek anti-aging. Pola puasa intermiten selama Ramadan diketahui mampu meningkatkan sensitivitas insulin, mengurangi stres oksidatif, serta mendukung regenerasi sel kulit.
“Dampaknya, elastisitas kulit menjadi lebih baik. Fungsi pelindung kulit optimal, serta proses penuaan dini dapat diperlambat,” paparnya.
Flora menjelaskan, Ramadan menjadi momentum untuk memperbaiki pola makan. Dengan berpuasa, konsumsi makanan cepat saji dan asupan gula berlebih dapat berkurang.
Selain itu, meningkatnya konsumsi air putih dan buah-buahan juga membuat kondisi kulit menjadi lebih cerah dan sehat alami. Namun demikian, Flora mengingatkan bahwa manfaat tersebut hanya dapat diperoleh jika puasa dijalankan dengan pola hidup sehat.
“Kalau pola puasanya salah, misalnya kurang minum, terlalu banyak konsumsi gula saat berbuka, atau kurang tidur, justru kulit menjadi kusam, kering, bahkan mudah berjerawat,” tegasnya.
Flora menekankan penting menjaga keseimbangan nutrisi, memperbanyak konsumsi sayur dan air putih, serta mengatur waktu istirahat. Sehingga manfaat puasa bagi kesehatan kulit dapat dirasakan secara optimal. (alf/fer)
Editor : fery ardi susanto