RADARSOLO.COM - Kebutuhan dapur warga di Solo sedikit terbantu dengan hadirnya bantuan paket sembako gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Selasa sore (17/3).
Total 2 ribu paket sembako dibagikan, yang berasal dari bantuan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Sasaran bantuan sembako diprioritaskan warga di lingkungan sekitar masjid.
Tiap paket berisi beras 5 kilogram (kg), minyak goreng 1 liter, serta gula pasir 1 kg.
Direktur Masjid Raya Syekh Zayed Munajat bersyukur atas hadirnya bantuan paket sembako tersebut.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dalam program berbagi ini memberikan kebahagiaan tersendiri.
“Alhamdulillah, kami senang bisa membagikan paket sembako dari Mas Wapres kepada masyarakat sekitar masjid. Ini sudah yang kedua kalinya. Kami juga senang karena Mas Wapres hatinya masih tertambat di Masjid Zayed Solo,” jelas Munajat.
Munajat menambahkan, kegiatan ini tidak sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dengan warga.
“Semoga kegiatan ini tereus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Nur Rohmah, warga Kelurahan Gilingan, Banjarsari bersyukur dapat bantuan paket sembako.
“Alhamdulillah bantuan ini bisa meringankan. Apalagi menjelang Lebaran, harga sembako biasanya naik,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan salah satu pengemudi ojek online Warsono (51), ia merasa terbantu dengan adanya pembagian sembako tersebut.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara rutin.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus ada di tahun-tahun berikutnya. Sangat bermanfaat menjelamg lebaran,” katanya.
Meski mendapat banyak antusias warga, Munajat mengaku proses pembagian berjalan dengan lancar dan tertib.
Panitia juga mengatur jalannya pembagian agar tetap lancar dan kondusif.
"Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok, pembagian sembako ini juga menghadirkan kebahagiaan serta memperkuat rasa kebersamaan menjelang lebaran," tutup Munajat. (alf/fer)
Editor : fery ardi susanto