Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Jadwal Itikaf Ramadan 2026 di Masjid: Mulai Tanggal Berapa?

Syahaamah Fikria • Kamis, 5 Maret 2026 | 18:05 WIB

Ilustrasi itikaf di masjid.
Ilustrasi itikaf di masjid.

RADARSOLO.COM - Ramadan menjadi momentum spiritual yang dinantikan umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Salah satu amalan sunah yang kerap menjadi perhatian adalah itikaf, yaitu berdiam diri di masjid dengan tujuan memperbanyak zikir, doa, dan ibadah lainnya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Memasuki Ramadan 1447 H atau Ramadan 2026, banyak masyarakat mulai mencari informasi mengenai jadwal itikaf agar dapat merencanakan aktivitas ibadah secara lebih optimal, khususnya pada periode malam-malam terakhir Ramadan yang memiliki keutamaan besar.

Pengertian Itikaf dalam Ajaran Islam

Itikaf merupakan ibadah sunah yang dilakukan dengan cara menetap sementara di dalam masjid untuk fokus beribadah dan meninggalkan aktivitas duniawi.

Selama itikaf, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal ibadah seperti membaca Alquran, berzikir, berdoa, serta melaksanakan salat sunah.

Tradisi ibadah ini memiliki nilai spiritual tinggi, terutama jika dilakukan pada akhir Ramadan.

Berdasarkan informasi dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Rasulullah SAW secara konsisten melaksanakan itikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadan hingga akhir hayatnya.

Setelah beliau wafat, ibadah ini dilanjutkan oleh keluarga dan para sahabat.

Hal tersebut merujuk pada hadis yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW beritikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.

Waktu Terbaik Melaksanakan Itikaf

Secara syariat, iktikaf sebenarnya dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun selama berada di masjid dan diniatkan untuk beribadah kepada Allah SWT.

Namun, waktu yang paling utama adalah sepuluh malam terakhir Ramadan.

Karena pada periode tersebut diyakini sebagai waktu potensial turunnya Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa Rasulullah SAW selalu beriktikaf pada setiap Ramadan selama sepuluh hari, bahkan pada tahun wafatnya beliau beriktikaf selama dua puluh hari.

Jadwal Itikaf Ramadan 2026 Mulai Tanggal Berapa?

Penetapan awal Ramadan 1447 H berbeda antara dua otoritas keagamaan di Indonesia.

Menurut keputusan Kementerian Agama RI, 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026.

Dengan dasar tersebut, sepuluh malam terakhir Ramadan diperkirakan berlangsung pada 10–19 Maret 2026.

Sementara itu, organisasi masyarakat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan 1447 H pada 18 Februari 2026.

Sehingga estimasi sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi 9–18 Maret 2026.

Perbedaan ini muncul karena metode penentuan awal bulan Hijriah yang menggunakan pendekatan hisab dan rukyat yang berbeda.

Anjuran Pelaksanaan Itikaf Menurut Sunnah

Dalam praktik ibadah Islam, itikaf paling dianjurkan dilakukan pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.

Hal ini karena banyak ulama meyakini malam Lailatul Qadar sering terjadi pada periode tersebut.

Selain itu, Rasulullah SAW juga mencontohkan peningkatan intensitas ibadah pada akhir Ramadan sebagai bentuk pencarian keberkahan spiritual.

Persiapan Sebelum Melakukan Itikaf

Agar ibadah itikaf berjalan nyaman dan khusyuk, beberapa hal berikut dapat dipersiapkan:

- Memilih masjid yang aman dan kondusif untuk ibadah

- Membawa perlengkapan pribadi seperti Alquran, mukena, atau sajadah

- Menjaga kesehatan tubuh selama berada di masjid

- Memperbanyak niat dan fokus pada ibadah selama berada di tempat iktikaf

Itikaf adalah kesempatan berharga untuk meningkatkan ketakwaan dan memohon ampunan di bulan penuh rahmat. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#itikaf #membaca Alquran #Ramadan 1447 H #zikir #Ramadan 2026 #ibadah sunnah #iktikaf