Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Mimpi Pemain Persis Sutanto Tan Bangun Akademi, Turwujud Tahun Ini

Perdana Bayu Saputra • Selasa, 9 Agustus 2022 | 20:23 WIB
Salah satu lapangan Batam International Soccer Academy yang dimiliki pemain Persis Solo Sutanto Tan. (Instagram/APPI )
Salah satu lapangan Batam International Soccer Academy yang dimiliki pemain Persis Solo Sutanto Tan. (Instagram/APPI )
Lahir dan besar di Batam, Sutanto Tan tak lupa bagaimana peran kampung halamannya itu dalam membantu kariernya sebagai pesepak bola.

Yakin Batam punya potensi sepak bola, pemain Persis Solo itu mendirikan akademi sepak bola yang diberi nama BISA (Batam International Soccer Academy).

—-Farid S. Maulana, Surabaya—



Dulu, ketika masih meniti karier jadi pesepak bola, Sutanto Tan sulit menemukan SSB yang bagus di Batam. Dia juga kesulitan latihan di lapangan yang bagus.

Namun, meski berlatih seadanya, Sutanto Tan berhasil masuk ke PS Batam pada 2009.

Karena merasa sulit mengembangkan diri dengan fasilitas yang kurang memadai, tahun berikutnya gelandang yang saat ini berusia 28 tahun itu menyeberang ke negara sebelah, Singapura, bergabung dengan klub Geylang United. Ketika itu, dia berusia 15 tahun.

Keputusannya tepat. Bersama Geylang United, bakatnya makin terasah. Fasilitas yang memadai membuatnya makin fokus berlatih. Lantas, Sutanto bergabung dengan Persib Junior setahun setelahnya.

Pengalaman tersebut membuatnya punya mimpi. Suatu saat dia ingin membangun sebuah akademi sepak bola yang bagus di Batam. Mimpinya itu terus dipupuk hingga akhirnya terwujud tahun ini.

Tepatnya pada 22 Mei lalu. Sebuah akademi bernama BISA (Batam International Soccer Academy) didirikannya.



Sutanto mengungkapkan, BISA lahir karena Batam saat ini sudah punya fasilitas yang bagus. Batam Arena Minisoccer dan Futsal dirasakannya akan membangkitkan sepak bola di Batam jika disusul adanya akademi sepak bola yang bagus.

’’Karena saya melihat banyak potensi di Batam. Khususnya pemain muda di sana,’’ terangnya.

Sutanto tidak ingin pengalamannya waktu kecil yang sulit berkembang terulang lagi. Mantan pemain Persija Jakarta dan PSM Makassar itu ingin pemain muda di Batam bisa berkembang dan jadi pemain profesional.

’’Khususnya anak-anak yang punya kemauan dan mau bekerja keras. Saya yakin bisa,’’ tegas pemain yang pernah memperkuat klub Singapura Hougang United itu.

Meski tidak mau menyebut biaya yang dikeluarkan untuk membangun akademi, Sutanto mengakui pembangunan BISA lumayan menguras kantongnya. Tapi, hal itu sebanding dengan antusiasme yang ada.

Suami dari atlet panahan nasional Dellie Threesyadinda itu pun ingin secepatnya punya lisensi kepelatihan. Dia ingin melatih secara langsung anak didiknya di BISA.

’’Tapi, apakah nanti setelah pensiun jadi pelatih, saya belum memikirkannya. Saya fokus berkarier dulu,’’ tegasnya.

Ada target terdekat yang ingin segera diwujudkan bersama BISA. Yakni, pemain-pemain binaannya bisa diambil oleh klub-klub junior di Liga 1. ’’Saya ingin mereka bisa tembus Elite Pro Academy Liga 1 tahun ini,’’ harapnya. Editor : Perdana Bayu Saputra
#persis solo #jacksen f tiago #psm makassar #sutanto tan