Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Manajemen Persis Solo Beri Deadline Jackson Sepekan, Fans tetap Minta Out

Damianus Bram • Selasa, 16 Agustus 2022 | 14:10 WIB
KECEWA BERAT: Ribuan suporter Persis Solo demo di depan mes pemain di kawasan Sriwedari, Laweyan, kemarin siang (15/8). Mereka menyuarakan agar Jacksen F. Tiago mundur. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
KECEWA BERAT: Ribuan suporter Persis Solo demo di depan mes pemain di kawasan Sriwedari, Laweyan, kemarin siang (15/8). Mereka menyuarakan agar Jacksen F. Tiago mundur. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
SOLO – Kekecewaan publik bola Kota Bengawan sudah diubun-ubun. Buntut empat kekalahan beruntun Persis Solo (Laskar Sambernyawa) di Liga 1, usai dipermak Persita Tangerang di Stadion Manahan, Minggu malam (14/8). Kekecewaan suporter dilampiaskan dengan menggeruduk mes pemain di kawasan Sriwedari, Laweyan, kemarin siang (15/8).

Tercatat ribuan suporter memadati Jalan Sutomo, tepat di depan mes Persis. Mulai dari Pasoepati, Garis Keras Sambernyawa, Ultras 1923, Surakartans, Boys 1923, FM 1923, hingga BSS. Mereka menutup akses jalan, bernyanyi, sembari menyalakan flare.

Ada dua poin yang menjadi tuntutan suporter. Pertama, meminta manajemen segera memecat Jacksen F. Tiago (JFT) dari kursi kepelatihan. Kedua, meminta Persis segera evaluasi, atas rentetan hasil buruk di awal musim.

“Beberapa pertandingan kami dibuat kecewa. Klub kebanggan kami tercoret (di Piala Presiden). Ini soal harga diri. Bagi kami, permainan Jacksen monoton. Tidak bisa memberikan yang terbaik. Tuntutan kami jelas, Jacksen out,” tegas anggota Pasoepati Tomy dalam orasinya di depan ribuan suporter.

Perwakilan Surakantans Topan menambahkan, JFT out harga mati. Karena dalam sembilan pertandingan kontra sesama tim Liga 1, Laksar Sambernyawa belum sekalipun mencicipi kemenangan. Rinciannya masing-masing empat laga di Piala Presiden dan Liga 1, plus sekali uji coba.

“Pemain labelnya bagus-bagus. Tapi dalam sembilan match hasilnya mengecewakan. Jacksen harus out,” koarnya.

Tak lama setelah orasi, sejumlah perwakilan suporter duduk bersama dengan jajaran manajemen. Mulai dari komisaris Kevin Nugroho, manajer Erwin Widianto, serta media officer Bryan Barcelona. Minus perwakilan pemain maupun tim kepelatihan.

“Sudah ada perjanjian dengan suporter,. Manajemen minta waktu seminggu. Tapi kami sepakat, apapun hasilnya lawan Bhayangkara FC, Jacksen tetap out,” tegas Topan.

Sesuai hasil audiensi, JFT masih diberi waktu bernapas hingga laga kontra Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabagha Bekasi, Jawa Barat, Jumat (19/8). Dan keputusan baru akan dibuat manajemen pada Senin (22/8).

“Saya juga pusing mikirnya. Manajemen pasti akan mengambil keputusan. Tapi kami minta tim untuk dijaga dulu psikisnya. Biarkan pemain fokus melawan Bhayangkara FC dulu. Setelah itu baru kami putuskan,” sambung Kevin Nugroho.

Sementara itu, Manajer Persis Solo Erwin Widianto mengapresiasi segala bentuk kritikan dari suporter. “Tuntutan soal Jacksen sudah disepakati bersama. Kami minta tunggu sampai satu minggu ke depan. Kami pertimbangkan psikologis pemain, yang akan melawan Bhayangkara FC. Dan kami tak ingin tim dalam kondisi timpang,” ujarnya. (nik/fer/dam) Editor : Damianus Bram
#Jacksen Out #Manajemen Persis Solo #surakartans #persis solo #jacksen f tiago #pasoepati