Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Borneo FC Kalahkan Persis Solo dengan Skor 2-1, Misi Menang Hattrik Bubar

Damianus Bram • Senin, 29 Agustus 2022 | 04:42 WIB
YOUNG GUNS: Winger muda Persis Solo Althaf Indie (kiri) dikawal pemain Borneo FC Wahyudi Setiawan Hamisi, dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Segiri Samarinda, Minggu malam (28/8). (ISTIMEWA)
YOUNG GUNS: Winger muda Persis Solo Althaf Indie (kiri) dikawal pemain Borneo FC Wahyudi Setiawan Hamisi, dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Segiri Samarinda, Minggu malam (28/8). (ISTIMEWA)
SAMARINDA – Misi Persis Solo mencatat hat-trick kemenangan, sekaligus cap sebagai tim pembunuh raksasa di Liga 1 urung kesampaian. Jamierson dkk harus mengakui keunggulan Borneo FC, dalam matchday ketujuh di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, tadi malam. Persis kalah tipis 1-2 (1-1).

Sebelum duel melawan Pesut Etam (julukan Borneo FC), Persis sempat mencatatkan dua kemenangan beruntun. Usai menundukkan tuan rumah Bhayangkara FC (19/8), Laskar Sambernyawa –julukan Persis Solo– menekuk Madura United (23/8) di kandang sendiri.

Perlu diingat pula, dua tim yang sempat dikalahkan tersebut terbilang raksasa di Liga 1. Musim lalu Bhayangkara finis di posisi ketiga. Sebaliknya, Madura United musim ini menjelma sebagai tim menakutkan. Alberto Gncalves dkk sejauh ini nangkring di peringkat kedua klasemen sementara.

Sayang, ambisi Persis mencuri victory ketiga secara beruntun gagal total. Padahal Althaf Indie sempat membuka asa bagi tim tamu pada menit ke-37. Menyisir dari sisi kiri pertahanan lawan, tendangan winger belia berusia 18 tahun ini gagal diantisipasi kiper Borneo FC Dwi Kuswanto.

Namun, keunggulan tersebut hanya seumuran jagung. Kelengahan lini belakang Persis harus dihukum gol Jonathan Bustos pada menit ke-40. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti, bersarang teka di sudut kiri atas gawang M. Riyandi.

Kemenangan Borneo tak lepas dari kejelian pelatih Milomir Seslija. Ahmad Nur Hardianto dimasukkan pada menit ke-53, menggantikan Wahyudi Hamisi. Benar saja, baru enam menit di lapangan, sundulan Hardianto membuat Borneo berbalik unggul. Sekaligus memupuskan harapan ratusan pendukung Persis yang hadir di Stadion Segiri.

“Kami tidak bisa mempertahankan keunggulan. Saya minta maaf kepada warga Solo dan pendukung Persis Solo. Saya bertanggung jawab penuh atas hasil ini. Semua yang terjadi di lapangan murni kesalahan saya,” terang kartekter pelatih Persis Solo Rasiman usai laga.

Harus diakui, Borneo FC bukan lawan kacangan. Kemenangan tadi malam membuat Stefano Lilipaly dkk memimpin klasemen sementara Liga 1. Mendongkel posisi Madura United, yang baru saja menang 2-1 atas Persikabo 1973, Sabtu (27/8).

“Kami datang ke sini dengan energi yang terkuras. Pemain kami kalah fisik, karena beberapa kali (penerbangan) sempat transit. Borneo unggul dalam situasi fisik di lapangan. Apalagi mereka main dua kali di kandang,” lanjut Rasiman.

Diakui Rasiman, sejatinya bond kebanggan wong Solo punya kans mencuri poin di Samarinda. “Javlon Guseynov dan Kei Hirose absen, sebenarnya ini keuntungan bagi kami. Kami bahkan bisa menekan mereka di babak pertama. Tapi kosekuensinya, dengan high pressing terus-menerus, akhirnya Borneo bisa unggul,” ulasnya.

Sementara itu, kubu Persis harus segera melupakan hasil minor di Samarinda. Karena dua laga tak kalah berat menanti di depan mata. Tepatnya saat menjami PSIS Semarang di Stadion Manahan (3/9), serta PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo (9/9). (nik/fer) Editor : Damianus Bram
#persis solo #liga 1 #Borneo FC vs Persis Solo #borneo fc