Sebagai catatan, 18 klub bakal ambil bagian dalam EPA U-14, yang dipusatkan di Lapangan Pulomas dan Pancoran Soccer Field Jakarta, 4-18 September. Total 18 klub elite Liga 1 terjun di ajang ini. Dibagi dalam tiga grup, masing-masing grup diisi enam klub.
Di EPA U-14, Persis Youth bakal menghadapi lawan superduper berat. Hari ini, akan menjajal kekuatan Arema FC U-14. Disusul duel melawan PSIS Semarang (8/9), Persik Kediri (11/9), PSS Sleman (14/9), hingga Persija Jakarta (17/9).
“Awalnya Persis U-14 ini kami bentuk untuk pembinaan saja. Karena kabarnya, yang akan ikut kompetisi EPA tahun ini U-16, U-18, dan U-20. Tapi setelah ada EPA U-14, kami sangat antusias,” terang Manajer Persis Solo Erwin Widianto, kemarin (4/9).
Sistem pertandingannya, yakni 2x25 menit. Beda dengan U-16 yang dipertandingkan 2x30 menit dan U-18 yang mencapai 2x40 menit. Babak penyisihan U-14 hanya digelar satu seri saja. Masing-masing grup akan diambil posisi pertama dan kedua, untuk lolos ke babak berikutnya.
“PSSI sudah memutar tiga kompetisi usia muda (U-14, U-16, dan U-18). Pembinaan dilakukan secara bersambung dan berjenjang. Kompetisi ini akan membantu klub untuk mempersiapkan pemain-pemain di masa depan,” kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.
Pria yang akrab disapa Iwan Bule ini berharap, bukan hanya pemain yang bisa belajar dan mengembangkan skillnya. Namun juga pelatih hingga perangkat pertandingan. “Bisa memberikan edukasi kepada anak-anak ini,” imbuhnya.
Sementara itu, di laga pembuka Dewa United menang 2-0 atas Persita Tangerang. Dua gol kemenangan Dewa United dicetak Evana Salim pada menit ke-14 dan Rayandra Ardhya Ramadhan pada menit ke-50.
Laga selanjutnya, Persib Bandung menang tipis 1-0 atas RANS Nusantara, berkat gol bunuh diri Rayyan Muhammad Zidane pada menit ke-50. Sementara itu, Persikabo 1973 menang atas Borneo FC via gol semata wayang Jiyin Airo pada menit ke-10. (nik/fer) Editor : Damianus Bram