Dalam dua tahun terakhir, kedua tim sempat jalani uji coba di Kota Solo. Pada 2021 Persis kalah 1-2 di Stadion Manahan, sedangkan Juli lalu di Stadion Sriwedari kedua tim bermain imbang 2-2.
Bali United di klasemen sementara Liga 1 ada di posisi kedua di bawah Madura United. Dari sembilan laga yang dijalani, Bali United meraih 21 poin. Hasil dari tujuh kali menang dan dua kali kalah. Catatan ini jauh berbanding terbalik dengan Persis yang baru kalah dari PSS Sleman (1-2), pekan lalu (10/9). Hasil ini membuat dari sembilan laga, Persis sudah enam kali kalah. Laskar Sambernyawa hanya bisa meraih poin dari dua kali kemenangan dan sekali seri.
Bali United juga lebih superior, jika melihat dalam lima laga terakhirnya tim ini selalu menang. Yakni saat bertemu Dewa United (6-0), Persebaya Surabaya (1-0), Persik Kediri (4-0), Persib Bandung (3-2), dan Barito Putera (2-1). Catatan Persis di kompetisi resmi masih naik turun. Laga kandang Persis musim ini saya, tak semuanya berakhir dengan raihan tiga poin.
“Kami akan terus mengevaluasi diri. Memang banyak catatan, salah satunya dari sisi finishing yang belum berjalan dengan baik. Umpan ke Fernando Rodriguez juga belum bisa mudah dia dapatkan,” terang caretaker Persis Solo Rasiman.
Sebelum menjalani laga kontra Bali United, Persis Solo menjalani latih tanding dengan AT Farmasi di Stadion UNS (12/9). Skor berakhir menang telak 10-1. Dalam laga ini Persis lebih banyak memainkan pemain mudanya yang promosi dari tim Persis Youth, dan juga pemain yang sebelumnya tak jadi starter saat Persis melawan PSS.
“Kami rutin menjalani uji coba, tujuannya memang agar pemain yang tidak dimainkan (sebagai starter) di kompetisi, fisiknya tetap terjaga,” tutur Rasiman belum lama ini.
Di lain sisi, Bali United dalam kondisi yang sangat percaya diri tinggi untuk menuju ke Kota Bengawan. Dimana di laga sebelumnya Bali United menang 6-0 saat bertemu Dewa United.
Empat gol diantaranya melalui proses bola mati. Satu gol lain dari penalti dan satu gol lainnya dari situasi serangan balik.
Pelatih Bali United Stefano Cugurra membeberkan kunci keberhasilan timnya mengeksekusi peluang dengan sangat baik ada di persiapan yang matang. Jelang laga melawan Dewa United lalu, semua aspek sempat dilatih oleh tim.
"Saya pikir ini semua karena kami punya waktu yang cukup untuk latihan tim. Kami kerja di semua aspek dalam latihan, baik itu fisik, teknik, dan taktik. Selama kami ada waktu di persiapan, taktik tim akan berjalan lebih mudah di pertandingan," kata pelatih yang akrab disapa Teco ini.
Timnya memang menunjukkan bukti persiapan ideal yang dimiliki bahkan tampil nyaris sempurna sepanjang 90 menit.
Selain berhasil berpesta setengah lusin gol, Bali United menjaga gawangnya tetap bersih dari kebobolan. Pemain berjuluk Serdadu Tridatu menyerang dan bertahan sama baiknya karena eksekusi taktik yang tepat dan kondisi fisik yang matang.
"Kami memiliki pertandingan yang bagus dari awal sampai selesai. Kami bisa mengontrol lawan. Kami menyerang dengan baik dan cetak enam gol. Kami juga bertahan dengan baik karena tidak kebobolan," tandasnya. (nik) Editor : Damianus Bram