"Perbedaan skor memang jauh karena anak-anak ngotot untuk menang. Selain itu, level lawan mungkin bisa dibilang di bawah kami. Mereka kurang intens dalam latihan. Sedangkan kami kebalikannya," ungkap Pelatih Persis Women Alief Syafrizal usai laga.
Dalam uji coba ini Srikandi Sambernyawa (julukan Persis Women) menurunkan pemain andalannya. Bahkan dari starting eleven, hanya satu nama yang belum pernah berseragam Timnas, yakni Dian Khusnul. Selebihnya sempat berseragam sang garuda. Mulai dari Fani Supriyanto (pg), Marsela Awi, Helsya Maeisyaroh, Octavianti Dwi Nurmalita, Baiq Amiatun Shalihah, Tia Darti, Remini Rumbewas, Hanipa Halimatusyadiah, Diah Tri Lestari, dan Vivi Oktaviani Risky.
"Babak pertama ini diisi tim 1. Mereka menjalankan game plan dengan baik," tambah mantan pelatih Arema Women tersebut.
Sejak awal laga, Persis Women sudah mendominasi. Bahkan saat laga baru berjalan lima menit, Persis Women sudah bisa unggul lebih dulu. Yakni lewat kaki Marsela Awi.
Dalam laga ini Awi sukses mencetak hattrick. Striker asal Manokwari Papua tersebut, menyumbangkan dua gol tambahan, yang diciptakannya di menit ke 31', dan 34'.
Kelemahan tim ini di posisi sayap, benar-benar dimaksimalkan oleh Hanipa dkk. Babak pertama, Persis Women kembali menambah pundi-pundi gol. Dua pemain sayap Persis unjuk gigi dengan catatan brace yang dibuatnya. Yakni winger kanan Baiq Ami (11', 22') dan winger kiri Octavianti Dwi Nurmalita (17', 43'), yangkompak menyumbangkan gol. Babak pertama Persis Women unggul 7-0.
"Kami memang mengandalkan skema dari sisi sayap. Sisi tersebut memiliki kecepatan dan penetrasi yang kami harapkan. Alhasil kami lebih dominan dalam mengontrol permainan," imbuh Alief.
Babak kedua, Persis mulai merubah komposisi skuadnya. Namun tetap bikin ketar ketir lawan, karena penggawa Timnas seperti Widia Safitri hingga Rosdillah Siti Nurrohmah mulai unjuk gigi.
Renjana Angels memang tidak diberi ampun. Babak pertama baru berjalan dua menit, Persis Women sudah kembali cetak gol. Kali ini disumbangkan oleh aksi Widia Safitri. Persis seakan tidak memberi nafas pada Renjana Angels. Lagi-lagi peluang dicetak, salah satunya dari aksi pergerakan Citra Ramadhani. Namun, sayangnya tendangannya masih melambung ke atas mistar gawang.
"Kami sebenarnya jarang mendapat free kick ataupun non free kick. Sebab atensi pertandingan tidak terlalu tinggi. Mungkin ada beberapa momen dari situ yang harusnya jadi gol. Ini perlu diperbaiki," tutur Alief.
Ngawu-awu-nya Persis Women di lapangan hijau dituntaskan dengan beberapa gol tambahan lainnya. Uswatun Khasanah menyumbang dua gol (53', 63'). Kemudian, gol bertambah lagi dari Rosdillah Siti Nurrohmah (57). Hingga peluit panjang dibunyikan, Persis Women menang 11-0 di laga ini.
"Kualitas pemain Renjana Angels sebenarnya bagus. Beberapa dari mereka itu teman anak-anak di timnas. Mungkin mereka lelah karena harus traveling Jogjakarta-Solo. Tapi saya juga kurang tahu," jelasnya.
Meskipun menang telak, Alief mengaku masih harus memperbaiki timnya, khususnya dari sisi permainan di tim 3. "Tim 3 rata-rata sering izin karena sekolah ataupun kuliah. Jadi mereka ketinggalan beberapa teknik," beber pria asal Gresik tersebut.
Untuk menyamaratakan kualitas pemainnya, Persis terus gencarkan ekshibisi. Rencananya minggu depan, Persis akan kembali beruji coba. Saat ini komunikasi tengah digencarkan oleh tim dari Blora dan beberapa tim dari Jawa Barat. "Kami mau cari atmosfer, tekanan, dan kualitas yang berbeda," bebernya.
Sementara itu dalam laga ini terlihat karteker Persis Solo Rasiman di pinggir lapangan.
Dia yang masih menjabat sebagai Direktur Akademik Persis Akademi tetap menyempatkan waktunya untuk melihat perkembangan Persis Women. Dalam tiga bulan terakhir, dia mengakui ada perkembangan yang cukup baik dari tim ini.
"Anak-anak terlihat makin tajam. Meskipun sulit untuk mereka menampilkan the best football. Sebab, lapangan (di laga uji coba ini, Red) tidak terlalu proper," tambahnya. (mg8/nis/nik) Editor : Niko auglandy