Klub lawan sejatinya membuat masyarakat Kota Susu terkejut. Laga baru berjalan 1 menit, gawang Persebi yang dijaga oleh Rizky Eko sudah kebobolan. Persebi bisa bangkit dengan empat gol manis di laga ini. Yang dicetak oleh Faisal Bayu Prasetyo pada menit ke-6’, Muhamad Rizqi (43’), Efdal Prasetiyo (45+1’), dan ditutup Rifki Desta (53’). PSIK hanya bisa membalas satu gol di babak kedua, yang dicetak oleh Andrid Wibawa di menit ke-57’.
Usai laga Pelatih Persebi Imran Amirullah mengatakan, timnya sempat kaget melalui gol cepat dari PSIK Klaten. Dia lega karena akhirnya anak didiknya bisa fokus dan mencetak banyak gol di laga ini.
“Sebelum laga, saya sudah bicara ke pemain. Pertandingan pertama segala sesuatunya pasti akan sulit, perlu perjuangan dan kerja keras. Gol pertama tercipta karena pemain belum fokus. Itulah sepak bola, kami kecolongan di menit awal, pasti ada tekanan psikis dan mental,” ucap Imran Amirullah dalam jumpa pers usai laga.
Walau kalah di laga perdananya, PSIK masih punya kesempatan untuk bangkit di tiga laga sisa di babak penyisihan ini. Salah satunya Rabu (28/9) nanti akan melawan AT Farmasi di Stadion Trikoyo, setelah itu jalani match kedua kontra Persebi di Trikoyo (5/10) mendatang, dan ditutup kontra AT Farmasi di Stadion Kridanggo Salatiga (12/10).
Untuk Persebi, mereka harus melupakan kemenangan ini dna mulai kembali fokus menatap matchday kedua melawan AT Farmasi di Salatiga (2/10) nanti.
Sementara itu di grup lain, Persiharjo Sukoharjo harus legawa karena kalah 0-2 atas Persipur Purwodadi di Stadion Krida Bhakti, kemarin. Hasil ini membuat Persiharjo gagal revans atas Persipur. Karena dalam laga uji coba di Stadion Gelora Merdeka Sukoharjo (11/9) lalu, Persiharjo kalah 1-2 di rumah sendiri. (nis/nik) Editor : Damianus Bram