Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Wujud Empati Tragedi Kanjuruhan, Ratusan Suporter di Sragen Nyalakan Lilin

Damianus Bram • Selasa, 4 Oktober 2022 | 04:35 WIB
EMPATI: Ratusan suporter dari berbagai elemen di Sragen gelar aksi belasungkawa dan doa bersama di Stadion Taruna, Sragen atas tragedi kanjuruhan yang menelan ratusan korban, Senin (3/10). (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
EMPATI: Ratusan suporter dari berbagai elemen di Sragen gelar aksi belasungkawa dan doa bersama di Stadion Taruna, Sragen atas tragedi kanjuruhan yang menelan ratusan korban, Senin (3/10). (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
SRAGEN - Ratusan suporter sepak bola dari berbagai elemen di Sragen berkumpul di Stadion Taruna Senin (3/10) malam. Mereka melakukan aksi doa bersama sebagai bentuk belasungkawa atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Solidaritas antar suporter ini diwujudkan dengan menyalakan lilin.

Duka mendalam dirasakan seluruh suporter Indonesia. Seluruh elemen suporter di Sragen, seperti Bonek, Aremania, Pasoepati, Jakmania, dan Viking bersatu dalam aksi doa bersama. Suasana hujan gerimis tak menghentikan aksi solidaritas ini. Mereka berharap peristiwa kelam yang terjadi di Stadion Kanjuruhan tidak pernah terulang lagi.

Ketua Suporter Laskar Sukowati Sragen Roni Indarto menjelaskan aksi doa bersama yang diikuti 500 orang ini sebagai bentuk solidaritas dan bela sungkawa atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya Sabtu (1/10) malam lalu.

"Hadir disini Seluruh Elemen Suporter di Sragen dengan membawa lilin, 1 orang 1 lilin. Kita doa bersama," terang Roni.

Dia menyampaikan meski ada rivalitas, tak selayaknya ada nyawa yang melayang. Dia menekankan harus ada evaluasi. Karena pada suatu pertandingan, wajar jika ada yang menang dan kalah.

Termasuk dari para suporter untuk menghindari pertikaian yang berujung hilangnya nyawa. "Kita turut berduka cita pada teman teman kita aremania, dan tidak ada sepakbola seharga nyawa manusia," ujar dia. (din/dam) Editor : Damianus Bram
#nyalakan lilin #Tragedi Kanjuruhan #stadion kanjuruhan #Suporter di Sragen