Duka mendalam dirasakan seluruh suporter Indonesia. Seluruh elemen suporter di Sragen, seperti Bonek, Aremania, Pasoepati, Jakmania, dan Viking bersatu dalam aksi doa bersama. Suasana hujan gerimis tak menghentikan aksi solidaritas ini. Mereka berharap peristiwa kelam yang terjadi di Stadion Kanjuruhan tidak pernah terulang lagi.
Ketua Suporter Laskar Sukowati Sragen Roni Indarto menjelaskan aksi doa bersama yang diikuti 500 orang ini sebagai bentuk solidaritas dan bela sungkawa atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya Sabtu (1/10) malam lalu.
"Hadir disini Seluruh Elemen Suporter di Sragen dengan membawa lilin, 1 orang 1 lilin. Kita doa bersama," terang Roni.
Dia menyampaikan meski ada rivalitas, tak selayaknya ada nyawa yang melayang. Dia menekankan harus ada evaluasi. Karena pada suatu pertandingan, wajar jika ada yang menang dan kalah.
Termasuk dari para suporter untuk menghindari pertikaian yang berujung hilangnya nyawa. "Kita turut berduka cita pada teman teman kita aremania, dan tidak ada sepakbola seharga nyawa manusia," ujar dia. (din/dam) Editor : Damianus Bram