Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Suporter Ricuh, Klub Terancam Diskualifikasi

Damianus Bram • Senin, 10 Oktober 2022 | 16:00 WIB
TAMBAH JAM TERBANG: Klub Liga 3 Jateng AT Farmasi melakukan uji coba dengan Nusantara United, kemarin (9/10). (INSTAGRAM NUSANTARA UNITED)
TAMBAH JAM TERBANG: Klub Liga 3 Jateng AT Farmasi melakukan uji coba dengan Nusantara United, kemarin (9/10). (INSTAGRAM NUSANTARA UNITED)
SOLO – Tragedi Kanjuruhan saat laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya (1/10) lalu, memakan korban hingga ratusan penonton dan suporter yang meninggal dunia.  Karena kejadian inilah kompetisi Liga 1, Liga 2, hingga Liga 3 dihentikan sementara waktu.

Keamanan dalam pertandingan sepak bola tentu jadi hal utama yang harus dievaluasi bersama. Asprov PSSI Jateng akhirnya mengambil langkah untuk mencari solusi dan antisipasi.

Dimana 39 klub sepakbola dari Liga 3 Jateng sepakat menjaga suporternya masing-masing agar tidak melakukan tindakan anarkis. Hal ini dilakukan dalam penandatanganan pakta integritas, yang belum lama ini digelar (6/10).

“Ini supaya suporter tidak melakukan tindakan yang merugikan klub,”  kata Ketua Asprov Jateng Yoyok Sukawi.

Di dalam pakta integritas, dijelaskan apabila nanti berjalan kembali lalu terjadi kerusuhan yang disebabkan oleh pendukung salah satu klub, maka klub bersedia dihukum maksimal yakni diskualifikasi. “Ini untuk memberikan efek jera,” jelasnya.

Dalam acara ini juga dihadiri manajer klub peserta dan panpel di tiap klub. Selain poin terkait suporter, akhirnya diputuskan juga Liga 3 Jateng dihentikan sementara. Ini sampai batas waktu yang akan disampaikan beberapa hari kedepan. Tentunya disesuaikan juga dengan arahan pemerintah pusat, melalui PSSI.

Apabila dalam dua minggu kedepan tidak ada keputusan, maka Asprov PSSI Jateng sebagai operator kompetisi akan mengadakan pertemuan lanjutan dengan para klub. Pembahasan utamanya tentu saja terkait menentukan nasib kompetisi, apakah akan dilanjutkan atau tidak.

Regulasi SOP untuk pengamanan atau security officer sedang diatur dan dibuat Asprov PSSI Jateng. Kedepannya akan disosialisasikan.

Beberapa klub ternyata mengakui masih menunggu kepastian dan informasi lanjutan dari operator kompetisi.

"Kami masih menunggu kepastian dan perkembangan kompetisi. Dalam situasi seperti ini, kami tetap menjalani latihan seperti biasa. Intensitasnya tetap sama," tutur Pelatih AT Farmasi Anom Putrantoro.

Sementara itu semua klub dari eks karesidenan Surakarta memutuskan tetap jalani latihan rutin, bahkan beberapa klub diantaranya melakukan uji coba dengan beberapa klub Liga 1 dan Liga 2.

kemarin AT Farmasi jalani laga persahabatan dengan Nusantara United. Dalam laga ini Nusantara United menang 5-0. Pemain Persis Solo yang dipinjamkan ke klub ini Sunawan Rusni mencetak dua gol dalam laga ini. (nik/dam) Editor : Damianus Bram
#Liga 3 Jateng #AT Farmasi #asprov pssi jateng #Liga 3 Zona Jateng #Tragedi Kanjuruhan