Pemenang Ballon d’Or lima kali itu mengatakan dia tidak menghormati Erik ten Hag (manajer MU) dan mengklaim sejumlah individu di klub berusaha memaksanya keluar.
Dikutip Pojoksatu.id dari The Independent, Selasa 915/11), Cristiano Ronaldo bisa dipecat oleh Manchester United setelah mengkritik klub dan manajer Erik ten Hag dalam wawancaranya dengan Piers Morgan, menurut pengacara ketenagakerjaan terkemuka.
Dalam kutipan dari wawancara – yang baru akan dirilis secara penuh pada hari Rabu dan Kamis besok – Ronaldo mengatakan dia tidak menghormati Ten Hag dan mengklaim sejumlah individu di United berusaha untuk memaksanya keluar dari klub.
Dirilis saat kompetisi antarklub Eropa libur untuk Piala Dunia 2022, wawancara tersebut tampaknya diatur waktunya dengan hati-hati.
Namun ini bisa jadi langkah selanjutnya dalam upaya bintang Portugal Ronaldo untuk meninggalkan United, setelah gagal hengkang pada musim panas 2022 lalu.
Manchester United sendiri masih berkonsultasi dengan penasehat hukum klub sembari menunggu rilis wawancara lengkap.
“Tampak jelas bahwa banyak komentar Ronaldo yang dibuat selama wawancara berarti dia sengaja atau sembrono,” kata Mike Tremeer, mitra kerja di Fladgate.
“Mengatakan sesuatu yang kemungkinan akan membuat reputasi buruk klub atau menyebabkan kerusakan kepada klub atau pejabat atau karyawannya,” ujarnya.
“Itu melanggar klausul tegas dari template kontrak pemain Liga Premier dan berarti klub berhak untuk mengakhiri kontraknya,” tegas Tremeer.
“Jelas bahwa Ronaldo ingin meninggalkan Manchester United dan mungkin ini adalah hasil yang ingin dia capai.”
Simon Leaf, kepala olahraga di firma hukum Mishcon de Reya, setuju bahwa United sekarang berhak untuk mengakhiri kontrak Ronaldo.
Jadi akankah Man United pecat Ronaldo dalam waktu dekat? Kita tunggu keputusan petinggi Setan Merah. (MG20/pojoksatu) Editor : Syahaamah Fikria