Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Persis Solo Kalah dari Arema FC, Gagal Beri Kado Manis di Momen Istimewa 

Damianus Bram • Senin, 12 Desember 2022 | 04:35 WIB
BERJIBAKU: Gelandang Persis Solo Alexis Messidoro berebut bola dengan pemain Arema FC Arkhan Fikri di Stadion Jatidiri, Minggu (11/12). (ANGGER BONDAN/JAWA POS)
BERJIBAKU: Gelandang Persis Solo Alexis Messidoro berebut bola dengan pemain Arema FC Arkhan Fikri di Stadion Jatidiri, Minggu (11/12). (ANGGER BONDAN/JAWA POS)
RADARSOLO.ID – Harapan, ternyata tak sesuai kenyataan. Ya, Persis Solo gagal memberikan kado kemenangan untuk sang owner, yakni Kaesang Pangarep yang tengah melangsungkan pernikahannya di waktu yang sama, Minggu (11/12).

Saat melawan Arema FC, ternyata Persis kalah 1-2 dalam laga lanjutan Liga 1 2022/2023 di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (11/12).

Brace Dedik Setiawan membawa Persis gagal meraih poin di laga ini. Sedangkan satu-satunya gol Laskar Sambernyawa dicetak oleh Ryo Matsumura.

Walau kalah, Persis tetap ada di papan tengah. Arema jadi klub ketujuh yang bisa mengalahkan Persis musim ini, dari 13 laga yang sudah dijalani.

Persis juga gagal melanjutkan tren positif, setelah di laga sebelumnya sukses menang telak 6-1 atas RANS Nusantara FC.

Dalam laga melawan Arema, Persis memang mendapat perlawanan sengit. Bahkan saat laga baru berjalan lima menit, gawang Persis yang dijaga oleh Gianluca Pandeynuwu sudah kebobolan oleh Dedik Setiawan.

Persis bangkit, dan bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-34. Ryo Matsumura membuat gol indah, saat tendangan kerasnya bisa mengecoh kiper Arema.

Sayang, di paro kedua tepatnya di menit ke-60’, Dedik kembali jadi momok. Dia menciptakan brace lewat umpan Irsyad Maulana.

Dedik juga membuktikan kualitasnya. Jadi andalan Timnas performanya di klub sebelumnya tidak dalam kondisi memuaskan. Musim lalu dia hanya mencetak satu gol, dari 23 pertandingan yang dijalani. Dan musim ini, sebelum melawan Persis dia sudah tujuh kali main, dan baru mencetak dua gol. Brace ke gawang Persis, tentu membuat dia membuktikan diri kualitasnya.

Hingga laga berakhir Persis tetap gagal menang, dan kalah tipis 1-2 atas Arema. “Persis Solo menghadapi tim yang cukup bagus, Arema FC. Terutama di sisi defensif,” ujar Pelatih Persis Solo Leonardo Medina.

Dalam laga ini ada komposisi yang unik yang dijadikan starter. Dimana center back diisi oleh Rian Miziar dan M. Kanu. Keduanya memang akrab sebagai pemain cadangan. Dan khusus Kanu, posisi aslinya adalah seorang gelandang.

Usut punya usut, ternyata ketidakhadiran Jaimerson Xavier karena sang pemain masih dihukum atas akumulasi kartu yang didapatnya.

“Jaimerson merupakan pemain yang bagus. Namun tidak berpengaruh pada permainan Persis. Sepak bola itu permainan kolektif. Hari ini Rian dan Kanu bermain cukup bagus,” beber

Leo cukup lapang dada dengan mengakui ketangguhan sang lawan. Terutama di sisi pertahanan. Hingga membuat pergerakan lini serang Persis terhambat.

Dalam laga ini, Leo menyoroti performa wasit. Menurutnya, kepemimpinan wasit perlu ditingkatkan. Sebab, gol dari Ryo di babak kedua sempat dianulir wasit. Kala itu, Ryo dianggap terkena offside. Padahal masih ada pemain lawan yang berdiri segaris dengannya.

“Saya pikir, kami kurang beruntung. Ada banyak peluang. Kemudian ada satu gol (Ryo), namun keputusan wasit memang harus dikoreksi,” keluh Rian Miziar. (nis/nik/dam) Editor : Damianus Bram
#persis solo #liga 1 #arema fc #Ryo Matsumura #Pernikahan Kaesang-Erina #Kaesang Pangarep #Persis Solo vs Arema FC