Menilik klasemen sementara, Laskar Sambernyawa –julukan Persis Solo– sudah menembus papan tengah. Nangkring di posisi ke-11 dengan 14 poin. Hasil dari empat kali menang, dua imbang, dan tujuh kali menelan kekalahan.
Berkaca dari lima pertandingan terakhir, performa M. Abduh Lestaluhu dkk terbilang belum stabil. Dibuktikan dari dua laga terakhir yang dijalani dengan sistem bubble. Sempat berpesta 6-2 atas RANS Nusantara FC (6/12), Persis malah dipermak Arema FC 1-2 (11/12).
Untungnya, calon lawan yang akan dihadapi Persis petang ini sedang limbung. Sejak menang 3-1 atas Borneo FC di pekan kedua, hingga kini tim berjuluk Laskar Antasari ini tak sekalipun menuai kemenangan. Skuad asuhan Rodney Goncalves masih terbenam di zona merah. Tepatnya satu strip di atas Persik Kediri yang menempati dasar klasemen sementara.
“Kami sudah menyusun strategi. Kami akan bermain dengan intensitas tinggi,” ungkap pelatih Persis Solo Leonardo Medina, di sela pre-match press conference via daring, Selasa (13/12).
Medina menambahkan, gap posisi klasemen yang lumayan jauh tidak bisa dijadikan patokan. Di mata pelatih impor asal Meksiko tersebut, Barito sedang dalam tren performa menjanjikan. Buktinya mereka mampu menahan imbang Dewa United tanpa gol (11/12). Sebelumnya, mereka hanya kalah tipis 2-3 dari Persebaya Surabaya (6/12).
Ini pertanda polesan Rodney Goncalves yang menggantikan Dejan Antonic, cukup mujarab. Apalagi Barito juga memiliki winger yang memiliki kecepatan mumpuni, yakni Rizky Pora. Plus bomber Rafael da Silva.
“Lawan kami tim bagus dan teratur. Sisi sayapnya cepat. Pemain asingnya berpengalaman. Tentu mereka ingin menjadi lebih baik. Menurut saya, lawan paling berat adalah yang ingin mengubah posisinya (klasemen). Jadi kami tetap respect,” imbuhnya.
Meladeni Barito, Persis masih dihantui krisis lini pertahanan. Bond kebanggan wong Solo belum bisa menurunkan el capitano Jaimerson Xavier, yang masih menjalani hukuman tiga kali larangan bermain dari PSSI. Plus fullback kanan Eky Taufik yang masuk meja perawatan. Dia mengalami cedera patah tulang hidung dan harus dioperasi.
Tak berhenti di situ, jajaran kepelatihan Persis kemungkinan belum bisa memainkan duo centerback Andri Ibo dan Fabiano Beltrame. Nama terakhir diketahui baru tiba di Kota Bengawan, usai pulang kampung ke Brazil.
“Saya bekerja sama dengan semua orang. Saya percaya kepada semua pemain. Saya rasa setiap pemain memiliki defend characteristic. Levelnya hampir sama,” tandas Medina yang tidak terlalu risau banyaknya pemain bertahan absen.
Sementara itu, playmaker Irfan Bachdim optimistis timnya bakal menuai hasil absolut. “Kami sedikit berubah karena fokus ke recovery dan taktik. Tapi kami harus selalu siap. Kami punya strategi dari pelatih. Semoga kami mendapat hasil terbaik,” ujarnya. (nis/fer)
PERSIS SOLO vs BARITO PUTERA
PERSIS SOLO
(4-3-3): 31-Gianluca Pandeynuwu (pg); 11-Gavin Kwan, 5-Jaimerson, 26-Rian Miziar, 96-Abduh Lestaluhu; 22-Sutanto Tan, 10-Alexis Messidoro, 20-Ryo Matsumura; 71-Irfan Bachdim, 19-Fernando Rodriguez, 7-Irfan Jauhari
PELATIH: Leonardo Medina
BARITO PUTERA
(4-3-3): 1-Halid (pg); 36-Renan, 47-Monim, 25-Sokoy, 66-Bagas Kaffa, 13 Bayu Pradana (c), 15-Rafi, 27-Reza, 28-Buyung, 7-Umanailo, 9-Rafael Silva
PELATIH: Rodney Gonçalves
VENUE : Stadion Sultan Agung Bantul (14/12/2022)
Kickoff : 18.00 WIb (live video.com) Editor : Damianus Bram