Atas kemenangan 3-1 (1-1) dalam laga terakhir putaran pertama ini, posisi Laskar Sambernyawa -julukan Persis Solo- terdongkrak jadi ke posisi 12. Sedangkan sang lawan masih terdampar di zona merah, terjerumus di posisi juru kunci.
“Inilah buktinya kalau kami dalam proses. Setelah bermain bagus, kami harus melengkapi proses kami. Sekarang saya happy, karena para pemain bekerja dengan bagus,” beber pelatih Persis Solo Leonardo Medina.
Nama Fernando Rodriguez benar-benar harum di laga ini. Sebelum laga, bomber utama Persis tersebut menjadi sorotan.
Produktivitasnya sebagai mantan bomber Johor Darul Ta'zim sempat diragukan. Mengingat dalam sepuluh laga, dia baru bisa mencetak dua gol.
Kritikan itu memunculkan harapan agar Persis berani mendatangkan bomber asing yang baru dan lebih berbahaya di bursa transfer nanti.
Tapi Rodriguez akhirnya membuktikan bahwa dia pantas tetap menjadi andalan lini depan Laskar Sambernyawa.
Dalam laga ini, nampaknya bond kebanggaan wong Solo harus berterima kasih kepadanya. Striker berdarah Spanyol tersebut berhasil menggetarkan gawang Kurniawan Kartika Ajie dua kali. Diawali dengan sundulannya di menit ke-17.
Rodriguez memanjakan assist dari Irfan Jauhari. Belum cukup, Rodriguez mampu menciptakan brace pada menit ke-51, hasil umpan manis Gavin Kwan.
"Saya berharap dan bilang ke suporter untuk bersabar. Karena striker kami terkadang menemui momentum yang kurang tepat. Ketika mereka sudah menemukan momentum kembali, mereka akan skor. Fernando merupakan pemain yang memiliki catatan sejarah bagus," imbuh Medina.
Di lain sisi, kemenangan Persis ditutup Ryo Matsumura yang sukses mencetak gol di masa injury time setelah menggocek tiga pemain Persik, termasuk Kartika Ajie juga gagal menghalau gerak gelandang asal Jepang tersebut.
Sejatinya Persis bisa mencetak empat gol di laga ini, sayang, gol Jaimerson di menit ke-41' dianulir dengan alasan offside.
"Saya ulangi lagi, hari ini kami lengkapi proses kami. Akhirnya kami bisa skor, saya percaya diri bahwa pemain kami akan mencapai titik tersebut. Saya bahagia dengan tiga poin ini," imbuhnya.
Namun kemenangan ini bukan tanpa cacat atau catatan. Persis tertinggal cepat di awal laga. Dimana Persik sempat unggul cepat, sejak menit ke-7', saat gawang Gianluca Pandeynuwu kebobolan oleh aksi Faris Aditama.
Beruntung Persis bisa tetap fokus, dan sukses membalikkan keadaan. Bahkan secara permainan, Abduh Lestaluhu dkk lebih banyak menekan di laga ketat ini.
"Match ini sangat berat, sama seperti yang saya katakan saat pre match press conference, Persik bermain sangat bagus. Transisi mereka bagus," pungkasnya. (nis/nik) Editor : Damianus Bram