Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Persiba Kecewa Liga 2 Dihentikan: Kami Ingin Kembali ke Liga 1

Syahaamah Fikria • Sabtu, 14 Januari 2023 | 02:53 WIB
Para pemain Persiba, Fredy Isir dan Aji Kusuma merayakan gol kedua yang dicetak Fredy ke gawang Kalteng Putra dalam pertandingan Liga 2 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kamis (22/9/2022). (ANTARA/Persiba)
Para pemain Persiba, Fredy Isir dan Aji Kusuma merayakan gol kedua yang dicetak Fredy ke gawang Kalteng Putra dalam pertandingan Liga 2 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kamis (22/9/2022). (ANTARA/Persiba)
RADARSOLO.ID - Presiden klub Persiba I Gede Widiade mengaku kecewa atas keputusan PSSI yang menghentikan Liga 2 Indonesia musim 2022-2023.

Namun demikian, dia tetap menerima keputusan pahit itu. Sebab, menurutnya Persiba merupakan bagian dari "keluarga sepak bola" (football family) yang wajib patuh pada kebijakan federasi.

"Kalau ditanya apakah saya kecewa, saya kecewa sekali karena kami sudah melakukan pembinaan, persiapan dan pemain pun sampai hari ini masih siap di Jakarta. Namun, saya bagian dari football family yang harus loyal dengan keputusan federasi," ujar I Gede di GBK Arena, Jakarta, Jumat (13/1).


Menurut pria asal Jawa Timur itu, Persiba sudah siap secara finansial dan teknis untuk mengarungi Liga 2 Indonesia 2022-2023 pasca terjadinya tragedi Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 135 orang.


Persiba, kata I Gede, sejatinya meminta Liga 2 dilanjutkan dengan sistem gelembung (bubble) setelah peristiwa berdarah di Kanjuruhan. Tapi, PSSI ternyata tetap menyetop kompetisi tersebut.


"Saya sudah membuat surat agar kompetisi dilaksanakan dengan bubble dengan subsidi diserahkan di awal. Akan tetapi, kami mendapatkan informasi bahwa Liga 2 dihentikan. Kalau yang memberhentikan federasi, saya tidak bisa apa-apa. Akan tetapi kalau (yang menghentikan, Red) PT Liga Indonesia Baru, saya masih bisa mengajukan keberatan ke federasi karena Liga hanya operator," tutur Gede.


I Gede Widiade menambahkan, bukan cuma klub Persiba, masyarakat Balikpapan dan suporter klub juga tidak puas dengan kebijakan PSSI.


Apalagi, sebelum Liga 2 dihentikan, Persiba menduduki peringkat kedua Grup Timur kompetisi tersebut. Persis di bawah Persipura, yang membuat mereka berpeluang besar lolos ke babak berikutnya.


"Persiba dan Persipura ingin kembali ke Liga 1 karena habitat kami memang di sana. Kalau begini, kasihan masyarakat di Balikpapan. Kami sudah mempersiapkan tim semaksimal mungkin," kata Gede.


PSSI menyatakan bahwa Liga 2 dihentikan pelaksanaannya, dan Liga 1 akan tetap berjalan tetapi tanpa degradasi.


Keputusan itu diambil dalam rapat Komite Eksekutif PSSI yang digelar di Kantor PSSI, GBK Arena, Jakarta, Kamis (12/1).


PSSI menguraikan, ada tiga hal yang melatarbelakangi keputusan tersebut. Pertama, ada permintaan dari sebagian besar klub Liga 2 musim ini yang mau kompetisi tidak dilanjutkan.


Alasan klub-klub itu, menurut PSSI, lantaran tidak ada kesesuaian konsep pelaksanaan lanjutan kompetisi antara klub dan operator. Pelaksanaan atau kelanjutan Liga 2 pun dianggap sangat sulit diselesaikan sebelum Piala Dunia U-20 2023 dimulai pada 20 Mei 2023.


Soal kedua, terdapat rekomendasi dari Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia setelah tragedi Kanjuruhan yang menyatakan bahwa sarana dan prasarana di Liga 2 belum memenuhi syarat.


Terakhir, Peraturan Polri Nomor 10 Tahun 2022 yang mengamanatkan proses perizinan baru dengan memperhatikan periode waktu pemberitahuan, pengajuan rekomendasi dan izin, hingga bantuan pengamanan.


Untuk itu, PSSI meminta PT Liga Indonesia Baru membentuk operator baru yang akan memutar Liga 2 Indonesia.


Ketiadaan Liga 2 berimbas pada tidak adanya degradasi di Liga 1 Indonesia. Dengan demikian, wakil Indonesia di kompetisi AFC musim 2023-2024 akan ditentukan melalui laga play off yang diikuti oleh juara Liga 1 2021-2022 versus juara Liga 1 2022-2023.


Bukan hanya Liga 2, Liga 3 putaran nasional 2022-2023 juga resmi dihentikan. Bagi Asprov PSSI yang sudah menggulirkan kompetisi Liga 3, kuotanya tetap dapat digunakan pada kompetisi selanjutnya. (antara/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#liga-2 #pssi #Liga 2 Dihentikan #Persiba