Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Upaya Chelsea Boyong Enzo Fernandez dari Benfica, Ada Perang Dua Presiden 

Damianus Bram • Kamis, 2 Februari 2023 | 01:37 WIB
Presiden SL Benfica Rui Costa berlomba dengan Pemilik Chelsea Tod Boehly untuk mendapatkan gelandang SL Benfica Enzo Fernandez pada hari terakhir penutupan bursa transfer musim dingin 2023. (GLYN KIRK/AFP)
Presiden SL Benfica Rui Costa berlomba dengan Pemilik Chelsea Tod Boehly untuk mendapatkan gelandang SL Benfica Enzo Fernandez pada hari terakhir penutupan bursa transfer musim dingin 2023. (GLYN KIRK/AFP)
RADARSOLO.ID – Yang satu, Rui Costa, adalah presiden SL Benfica dengan pengalaman bermain sebagai playmaker (pengatur serangan) andal.

Satu lagi, Todd Boehly, adalah bos Chelsea dengan latar belakang pengusaha. Costa dan Boehly terlibat negosiasi sengit menuju penutupan bursa transfer musim dingin tahun ini.

Siapa pemenangnya bisa diketahui dari ke mana Enzo Fernandez akhirnya berlabuh. Gelandang timnas Argentina kala menjuarai Piala Dunia 2022 Qatar itu masih ingin dipertahankan Costa.

Padahal, Boehly telah setuju menebus klausul pelepasan Enzo, yakni EUR 120 juta atau hampir Rp 2 triliun.

Costa pun sampai tidak hadir dalam acara makan malam peringatan seabad Sport Tortosendo e Benfica. Seperti yang diungkapkan Presiden Majelis Umum Benfica Fernando Seara.

”Hal-hal tak terduga yang bisa terjadi dalam beberapa jam terakhir sebelum penutupan (bursa transfer musim dingin, Red) sudah menyita waktunya. Masalah Enzo pun memotivasi ketidakhadirannya,’’ tutur Seara yang seharusnya mendampingi Costa dan Domingos Lima, wakil presiden Benfica, kepada Noticias A Minuto.

Costa dianggap sengaja membawa negosiasi hingga menit-menit akhir bursa karena belajar dari transfer Darwin Nunez ke Liverpool FC (LFC) pada bursa transfer musim panas pertengahan tahun lalu.

Kala itu, Benfica awalnya mematok GBP 88 juta (Rp 1,62 triliun) untuk Darwin. Pada kenyataannya, kesepakatan kedua pihak untuk striker timnas Uruguay tersebut tercapai hanya di angka GBP 64 juta (Rp 1,3 triliun).

Costa dianggap terlalu terburu-buru menyepakati tawaran LFC lantaran bursa transfer belum genap dua pekan dibuka.

Seolah balas dendam, Costa disebut Maisfutebol meminta syarat lain untuk melepas Enzo. Yakni, membayar secara tunai untuk kepindahan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2022 tersebut.

Dalam perekrutan sebelumnya, Chelsea memang menggunakan trik mencicil.

Pada Selasa (31/1/2023) pagi waktu setempat, skuad Benfica diketahui bertolak menuju Arouca untuk menghadapi tuan rumah FC Arouca dalam Primeira Liga dini hari tadi (1/2/2023) WIB.

Tidak ada Enzo dalam skuad asuhan Roger Schmidt. Indikasi lainnya, Schmidt seperti sudah merelakan kehilangan gelandang 22 tahun tersebut.

”Dia (Enzo) memiliki klausul dalam kontraknya. Artinya, jika pemain memang ingin pergi dan ada klub yang bersedia menebusnya, kami tidak akan bisa mencegahnya,” beber Schmidt.

Di sisi lain, fans Chelsea konfiden klub kesayangannya bakal sukses memboyong Enzo ke London Cobham, markas latihan Chelsea.

Malah, data penerbangan jet pribadi dari Bandara Farnborough, bandara khusus jet pribadi di sebelah barat daya London, jadi acuan sahih.

Yakni, ada jet pribadi milik Boehly yang sudah terbang menuju Lisbon. Jet pribadi itulah yang menerbangkan Joao Felix dari Atletico Madrid dengan status pinjaman pada 11 Januari lalu. (JPG/dam) Editor : Damianus Bram
#Enzo Fernandez #chelsea #SL Benfica #Rui Costa #Todd Boehly