Persis punya bekal yang bagus karena di laga sebelumnya menang 3-2 atas tuan rumah Madura United (6/2/2023). Sedangkan Borneo FC malah sebaliknya. Tim ini tengah merana karena baru saja mengalami dua kali kekalahan beruntun. Mulai dari kontra Persebaya Surabaya 2-3, 3 Februari lalu, dan kalah tipis 0-1 dari tuan rumah Dewa United Rabu (8/2/2023).
Persis jelas butuh kemenangan, terlebih melawan Borneo FC jadi ajang revans. Mengingat pada putaran pertama di Stadion Segiri Samarinda, 28 Agustus tahun lalu, Persis kalah tipis 1-2 dari Borneo FC.
Pelatih Persis Solo Leonardo Medina mengakui perkembangan Persis cukup bagus progresnya dari satu pertandingan ke pertandingan selanjutnya. Sempat ada di juru kunci klasemen di awal musim, Persis sukses merangkak naik, dan kini ada di posisi 10 besar. Jika lawan Borneo FC bisa meraih tiga poin, bukan tidak mungkin Persis akan menggeser posisi PSIS Semarang di posisi kedelapan di klasemen sementara
Leo meminta seluruh elemen dalam klub untuk memahami nilai-nilai yang tumbuh Persis. Karena ini akan jadi kekuatan buat tim untuk meraih progres yang lebih baik kedepannya.
"Target kami itu bermain dengan baik. Tapi yang utama, kami harus bisa beradaptasi dan memahami klub ini seperti apa. Persis merupakan tim bersejarah besar. Kami menunggu 14 tahun untuk kembali ke Liga 1. Kami harus paham ini, sehingga bisa bermain sesuai filosofi untuk bisa memenangkan pertandingan," beber eks asisten pelatih Johor Darul Ta'zim tersebut. (nis/nik) Editor : Damianus Bram