Kini The Citizens –sebutan Manchester City– bisa memupus mimpi Arsenal memenangi Premier League setelah 19 tahun.
Arsenal hanya memimpin tiga poin (51-48) dan harus menghadapi Manchester City di Emirates Stadium, Kamis (16/2) dini hari nanti (siaran langsung Vidio pukul 02.30 WIB).
Kekalahan praktis bakal menanggalkan status pemuncak klasemen yang sudah disandang The Gunners –sebutan Arsenal– selama 19 matchweek.
Hal itu disebabkan City memiliki diferensiasi gol lebih baik, surplus 34 gol. Hal ini berbanding Arsenal dengan surplus 28 gol.
Duel di Emirates Stadium semestinya digelar pada 19 Oktober tahun lalu. Tapi, laga ditunda karena berubahnya penjadwalan seiring meninggalnya Ratu Elizabeth II.
Jadwal juga berdekatan dengan laga Arsenal di Liga Europa melawan PSV Eindhoven. Sebelum ditunda, City tertinggal 4 poin dari Arsenal.
”Inilah (menggusur Arsenal sebagai pemuncak klasemen) target kami saat kami pergi ke London,” papar kapten sekaligus gelandang Manchester City Ilkay Gundogan kepada Manchester Evening News.
”Sekali pun kami tahu ini akan menjadi laga yang sulit, kami harus berada dalam posisi terbaik dengan merebut tiga angka,” sambung pemain yang akrab disapa Gundo tersebut.
Arsene Wenger, pelatih legendaris Arsenal, menganggap duel dini hari nanti sebagai laga penentu perebutan gelar juara Premier League musim ini.
Wenger yang menjadi pelatih terakhir The Gunners saat memenangi Premier League (2003–2004) menilai, mantan klub asuhannya tidak boleh disalip karena City bakal sulit dikejar seandainya sudah memuncaki klasemen.
”Saya yakin Arsenal mampu menuntaskannya,” ucap Le Professeur –julukan Wenger.
Berbeda dengan Wenger, pelatih Manchester City Pep Guardiola menilai penentuan gelar juara Premier League musim ini masih jauh. Masih ada lebih dari 15 matchweek yang harus dijalani.
”Lagi pula, mereka (Arsenal) masih punya keuntungan satu laga tersisa,” kata Pep seperti dilansir Sky Sports.
Meski begitu, seiring masih dua kali menghadapi Arsenal musim ini, Pep menyebut kesempatan City untuk menggagalkan asa The Gunners sangat terbuka.
”Saya tidak tahu apakah menghadapi mereka (Arsenal) saat ini lebih baik ketimbang sebelum ditunda,” kata Pep lagi seolah berbasa-basi.
Faktanya, Arsenal sedang berada dalam tren negatif lantaran dua kali kalah dan satu kali seri dalam tiga laga terakhir. (jpg/ria) Editor : Syahaamah Fikria