Ada sesuatu yang menarik dalam komposisi pemain, saat laga Persis melawan kontra PSS. Untuk kali pertama Ryo Matsumura dicadangkan. Persis juga memainkan dua striker bersamaan sebagai starter. Dimana Ferdinand Sinaga diduetkan dengan Fernando Rodriguez.
Di posisi tengah kuarter M. Shulton, Alexis Messidoro, Arapenta Poerba, dan Alfath Fathir jadi pengatur serangan. Eky Taufik dan Jaimerson Xavier yang absen di laga sebelumnya melawan PSIS Semarang (17/2), di laga ini diturunkan jadi starter. Keduanya jadi tembok kukuh Persis, bersama Rian Miziar dan Sutanto Tan untuk menjaga keperawanan gawang Gianluca Pandeynuwu.
Persis memang ngotot untuk meraih kemenangan di laga ini. Terlihat baru satu menit laga berjalan, Ferdinand sudah membuka peluang. Sayang tendangannya masih gagal. Sayang di menit ke-7' Persis sudah mengantongi kartu kuning, dimana Shulton Fajar sudah harus mendapatkannya, karena pelanggaran yang dibuatnya.
Menit ke-19' Messidoro unjuk gigi, sayang tendangan jarak jauhnya dari luar kotak penalti masih bisa ditepis kiper PSS. Menit ke-33' giliran Arapenta Poerba yang meraih kartu kuning. Hal ini membuktikan intensitas laga sarat gengsi ini memang ketat.
Sayangnya petaka muncul di menit ke-38'. Pergerakan Jonathan Cantillana harus dijegal oleh Eky Taufik. Tanpa ragu wasit menunjuk titik putih. Pemain asing asal Chile yang didatangkan PSS di putaran kedua Liga 1 dari PSIS Semarang terbut yang ambil status sebagai algojo. Tendangan penaltinya sukses membawa PSS unggul 1-0 lebih dulu.
Menjelang akhir babak pertama, Rodriguez membuat peluang. Sayang tendangannya masih mampu dihalau kiper PSS Try Hamdani Goentara. Hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 untuk PSS tak berubah.
Tak mau pulang ke Kota Bengawan dengan tangan hampa, Head Coach Persis Leonardo Medina membuat strategi berbeda.
Komposisi skuad diubah. Irfan Bachdim dan M. Kanu dimasukkan untuk gantikan Alfath Fathier dan Shulton. perubahan ini benar-benar tokcer, sebab Persis ngamuk di babak kedua.
Peluang dimulai di menit ke-53', sayang tandukan Messidoro hampir berbuah gol. Namun satu menit kemudian, momen yang tunggu-tunggu akhirnya tiba. Persis dapatkan penalti. Messidoro yang jadi algojo tak membuang-buang peluang manis untuknya. Dia sukses mencatatkan namanya di papan skor, usai tendangan kerasnya gagal dibaca oleh Try Hamdani.
Dua menit kemudian, tepatnya di menit ke-56' Persis ternyata membalikkan keadaan. Bachdim sukses mencatatkan namanya di papan skor. Messidoro punya peran besar dalam proses gol kedua ini.
Messidoro awalnya memberi crossing dari sisi kiri penyerangan Persis. Rodriguez yang tepat di mulut gawang sempat gagal menjangkaunya umpan tersebut. Tapi di sudut lainnya, Bachdim yang tanpa kawalan sukses melanjutkan umpan tersebut dengan tendangan keras. Gol tercipta, dan Persis balik unggul jadi 2-1.
Untuk menambah ketajaman daya gedornya, Persis menurunkan Ryo Matsumura di menit ke-62'. Menariknya dia masuk untuk menggantikan Eky. Sinyal ini membuktikan bahwa Persis belum puas dengan keunggulan ini.
Menit ke-73’, Persis kembali mencetak gol. Lagi-lagi Messidoro berperan besar. Umpan crossing-nya disambut sundulan Rodriguez, yang sukses berbuah gol. Persis menjauh, dengan keunggulan 3-1.
Anak-anak Kota Bengawan ternyata belum puas. Saat masuk di injury time, tepatnya di menit 92, Persis sukses mencetak gol keempatnya. kali ini giliran Ryo Matsumura yang mencatatkan namanya di papan skor. Lepas dari jebakan offside, tendangannya gagal dihalau kiper PSS. Hingga laga berakhir skor 4-1 tak berubah untuk kemenangan Persis Solo. (nik) Editor : Niko auglandy