Catatan tersebut membuat persaingan papan tengah klasemen Liga 1 jelas jadi kian memanas. Persis membuka potensi untuk bisa masuk ke papan atas.
Laskar Sambernyawa beberapa hari yang lalu sempat ada di posisi 9, namun kini ada di posisi ke-11. Ini lantaran PSIS dan Persita Tangerang menyalip posisi Persis, setelah di dua laga terakhirnya, kedua tim kompak hanya meraih hasil seri secara beruntun.
Persis saat ini masih memiliki tabungan 33 poin, hasil dari delapan kali menang, sembilan ditahan imbang, serta sembilan kali kalah.
Dengan tabungan 33 poin ini, cukup berat untuk bisa jadi juara musim ini. Hal ini lantaran Persis kini tertinggal 23 dari PSM Makassar yang sudah menabung 56 poin saat ini.
Soal target, Pelatih Persis Solo Leonardo Medina membidik posisi ke-7 hingga 8 klasemen di akhir musim nanti.
“Karena kami harus sangat objektif. Berada di enam atau lima besar itu sangat sulit. Karena kami banyak kehilangan poin sebelumnya. Tapi kami harus finis di tujuh hingga delapan besar dengan baik,” bebernya.
Persis masih memiliki delapan laga sisa di musim ini. Salah satunya akan digelar nanti sore di Stadion Maguwoharjo Sleman (27/2/2023) melawan Bali United.
Eky Taufik dkk harus bisa curi poin absolut dari Bali United untuk bisa memperbaiki posisinya. Kemenangan 2-0 di pertemuan pertama musim ini juga jadi bekal yang bagus buat Persis sebelum melawan Bali United sore ini.
“Kami bekerja keras untuk melakukan persiapan melawan tim hebat seperti Bali United. Kuncinya kami memiliki keseimbangan dan fokus untuk menghadapi laga penting besok,” tegasnya. (nis/nik/dam) Editor : Damianus Bram