Sayang pertandingan terpaksa harus ditunda, ini karena hujan yang begitu lebat muncul dan diputuskan pertandingan batal digelar. Panitia memberi informasi kalau pertandingan ditunda agar bisa dijadwalkan ulang untuk digelar pada Kamis, 14 Maret 1935. Namun beberapa hari kemudian panitia memutuskan pertandingan dilangsungkan pada Rabu sore, 13 Maret 1935, tetap di Stadion Sriwedari.
Saat itu usia Stadion Sriwedari baru dua tahun. Stadion ini diresmikan pada 1933. Kala itu hampir setiap hari ada pertandingan di stadion milik Kasunanan Surakarta tersebut, baik antara klub anggota PSSI maupun klub anggota Voetbal Bond Soerakarta (VBS).
Saat itu banyak pertandingan di Sriwedari memang terpaksa harus ditunda, karena drainase di lapangan masih sangat buruk. Kalau hujan lebat muncul, bisa dipastikan lapangan akan becek bahkan hingga sampai banjir. Ini jelas membuat alur bola bisa sulit untuk dimainkan para pemain yang bertanding, dan dengan terpaksa laga biasanya harus dihentikan.
Pada 2 Maret 1935 sejatinya sempat ada pertandingan bisa digelar sampai tuntas. Dimana digelar pertandingan antara klub Chung Haloh dari Solo melawan Chung Haloh Jogja, pada 2 Maret 1935 pagi. Dalam laga yang digelar pagi hari mulai pukul 8.00 tersebut, Chung Haloh Solo menang telak 7-1 atas lawannya. Pertandingan ini digelar secara gratis. (nik) Editor : Niko auglandy