Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Agos Warsoep Siap Daftar Jadi Calon Presiden Pasoepati

Niko auglandy • Minggu, 5 Maret 2023 | 16:40 WIB
AKHIRNYA LIGA 1: Pasoepati tribun selatan Stadion Manahan membuat koreografi 3 dimensi saat laga Persis, dengan harapan klub ini bisa promosi ke Liga 1. (RADAR SOLO PHOTO)
AKHIRNYA LIGA 1: Pasoepati tribun selatan Stadion Manahan membuat koreografi 3 dimensi saat laga Persis, dengan harapan klub ini bisa promosi ke Liga 1. (RADAR SOLO PHOTO)
RADARSOLO.ID — Perebutan kursi presiden dan wakil presiden DPP Pasoepati bakal segera dimulai. Hari ini (5/3) pendaftaran bakal calon akan dibuka di Balai Persis. Salah satu pasangan yang akan mendaftar itu Dirijen Pasoepati Agos Warsoep dengan Ketua Pasoepati Korwil Pasar Kliwon Sabar.

Keduanya direncanakan bakal mengikuti pendaftaran hari ini. Tepatnya dengan membawa sejumlah persyaratan yang perlu dilampirkan, seperti data diri, surat dukungan dari korwil, hingga fotokopi sertifikat korwil.

Bicara soal dukungan, Agos Warsoep mengatakan, dia dan Sabar diusung oleh beberapa korwil Pasoepati. Seperti korwil Pasar Kliwon, Colomadu, Klaten, Kartasura, Tangerang, Bekasi, hingga Jogja.

Setelah melengkapi pendaftaran, mereka akan mengikuti pembahasan AD/ART. Baru pemaparan program kerja hingga visi dan misi. “Kami (Agoes dan Sabar) pastinya sudah mempersiapkan program, visi, dan misi. Secara garis besar sudah jadi. Karena kami juga harus memaparkan hal tersebut,” bebernya

Sementara itu pelaksanaan Kongres Pasoepati sendiri wacananya digelar pada 18 Maret. Jika terpilih, Agoes ingin membangun kembali pondasi. Menyatukan teman-teman Pasoepati. Sebab, kondisi kelompok suporter ini tengah tidak baik-baik saja.

“Fokus kami untuk merapatkan dan mempersatukan teman-teman agar guyub lagi,” jelasnya.

Ditanya soal chemistry dengan Sabar, Agos mengatakan mereka gampang klop ketika berbincang-bincang. Maklum saja, sesama anak muda. “Chemistry-nya memang belum terlalu lama. Tapi pastinya kami mengenal satu sama lain,” imbuhnya.

Di lain sisi Ketua Steering Committee Kongres Paseopati ke-9 Ginda Ferachtriawan mengatakan, siapapun boleh mendaftar. Dengan catatan, bersedia dan mendapat dukungan paling tidak dari tiga korwil. Dibuktikan dengan surat dukungan dan fotokopi sertifikat korwil. Tak lupa juga identitas diri seperti KTP.

Pendaftaran tersebut digelar dalam waktu dua jam. Dari pukul 15.00-17.00. Menurut Ginda, ini lebih cepat, efektif, dan efisien. "Informasi yang saya dapatkan, sudah ada beberapa bakal calon yang akan mendaftar. Artinya sudah ada yang mau dan berminat," bebernya.

Beberapa waktu lalu baik korwil, DPP, ataupun majelis sudah bertemu dan menyamakan presepsi. Sepakat untuk mempercepat kongres sebelum bulan puasa, apalagi kini kepemimpinan Pasoepati kosong.

"Jadi bukannya kami terburu-buru. Tapi masalahnya waktu yang dibutuhkan. Kami butuh waktu untuk persiapan kompetisi yang akan datang," imbuhnya.
Setelah pendaftaran, akan ada pembahasan AD/ART. Wacananya akan digelar pada 14 Maret mendatang. Ginda berharap pembahasan tersebut bisa kelar di hari itu.

"Selama ini setiap kongres AD/ART jadi salah satu topik yang tidak pernah tuntas. AD/ART sekarang yang akan dipakai itu lama. Bukan yang sempat diubah, karena ada beberapa yang dianggap tidak pas," jelasnya.

Kalau saling menunggu, lanjutnya, mana dulu yang bakal diselesaikan. Akhirnya diputuskan untuk pilih presiden dulu daripada ada kekosongan.

"Jangan lupa, majelis itu diisi oleh perwakilan korwil. Kalau majelis, DPP, korwil sudah oke. Mestinya sudah tidak ada masalah. Jadi AD/ART kami sepakati, kalau ada yang perlu disempurnakan. Akan kami sepakati bersama dan dilakukan di tanggal 14 Maret," tegasnya.

Setelah itu baru pemaparan visi, misi, dan program kerja yang rencananya digelar 16 Maret. Berlanjut ke pemilihan pada 18 Maret.

"Ini kan namanya kongres. Jadi kami berharap, voting itu jadi opsi terakhir. (Sebelumnya, Red) Kami berharap musyawarah dan mufakat agar tetap menjaga kekompakan," tambahnya.

Setelah terpilih, presiden dan wakil presiden akan melakukan tugas-tugasnya. Menurut Ginda, hal yang perlu dilakukan oleh kepengurusan baru adalah menjaga kekompakan. Tak lupa ikut mendukung tim kesayangan dengan baik dan penuh etika.

"Harapannya kepada presiden terpilih ini, kalau di Pasoepati bahasanya itu "ayo kita merahkan stadion". Ayo kita sama-sama bernyanyi dan mendukung secara sportif tim kesayangan," tambahnya.

Satu lagi yang tak kalah penting adalah database anggota. "Database anggota itu menjadi sangat penting dalam dunia sepak bola. Khususnya hubungan antara suporter dengan klub," tambahnya. (nis/nik) Editor : Niko auglandy
#pasoepati