Napoli memang memiliki banyak keuntungan jelang leg kedua 16 besar tersebut. Selain memiliki margin keunggulan dua gol setelah menang 2-0 pada leg pertama sebelumnya, mereka kini berstatus tuan rumah.
Fakta itu tentu saja membuat Napoli digadang-gadang bisa lolos ke babak selanjutnya. Mereka minimal hanya mencari hasil imbang untuk mewujudkan misi tersebut.
Namun, Luciano Spalletti tak ingin timnya bermain aman. Pelatih Napoli itu menginginkan tim asuhannya bermain spartan seperti yang sudah dilakukan sebelumnya.
“Kami akan tetap memberikan permainan terbaik, tapi kami juga wajib mewaspadai kebangkitan mereka di sini. Tidak ada yang mustahil di sepak bola,” tutur Spalletti, dilansir JawaPos.com.
Karena itu, mantan pelatih AS Roma ini telah mempersiapkan strategi yang dianggap ampuh untuk mengirim pulang Eintracht dengan tangan kosong.
Sementara Victor Osimhen siap menerapkan strategi yang bakal diterapkan pelatihnya, walau striker Napoli asal Nigeria ini belum mengetahui isi kepala Spalletti.
“Sebagai pemain, kami hanya siap menjalani instruksi yang diberikan. Kami hanya ingin memenangi duel tersebut agar kami bisa mencapai tahap selanjutnya,” ucap Osimhen.
Sementara pelatih Eintracht Oliver Glasner menyadari timnya kesulitan menjalani leg kedua tersebut. Barometer kecemasan Glasner kemungkinan dipicu hasil pertemuan pertama sebelumnya.
“Mereka bermain sangat rapi dan terorganisir dengan sempurna. Mereka membuktikan itu sebelumnya. Kini, mereka bermain di kandang, dan itu tentu saja menyulitkan,” tutur Glasner.
Akan tetapi, dia tak akan mengibarkan bendera putih sebelum berperang. Eintracht akan bertarung hingga berakhirnya pertandingan. Dan Glasner tentunya berharap timnya bakal lolos ke perempat final. (jpg/ria) Editor : Syahaamah Fikria