Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Persis Solo vs Arema FC: Misi Revans Laskar Sambernyawa Tertahan Negative Football Lawan

Damianus Bram • Kamis, 16 Maret 2023 | 14:10 WIB
KETAT: Winger Persis Solo Irfan Jauhari saat duel udara dengan pemain belakang Arema FC. Dalam laga ini Laskar Sambernyawa hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Singo Edan. (PERSIS SOLO OFFICIAL)
KETAT: Winger Persis Solo Irfan Jauhari saat duel udara dengan pemain belakang Arema FC. Dalam laga ini Laskar Sambernyawa hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Singo Edan. (PERSIS SOLO OFFICIAL)
RADARSOLO.ID – Misi revans yang diusung Persis Solo atas Arema FC urung kesampaian. Duel di Stadion Maguwoharjo Sleman, Rabu (15/3/2023), berakhir tanpa pemenang. Kedua tim berbagi angka 1-1 (0-1).

Tampil untuk pertama kalinya dihadapan pendukungnya di Maguwoharjo, Persis justru kerepotan meladeni permainan Arema. Sejak kickoff, kendali permainan justru dikuasai tim tamu. Tampil minus Ryo Matsumura yang sengaja disimpan, membuat Singo Edan (sebutan Arema FC) merajai lini kedua.

Arema bahkan membuka keunggulan via Dendi Santoso menit ke-26. Tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti, berbelok arah setelah membentur badan Jaimerson Xavier. Alhasil Gianluca Pandeynuwu yang terlanjur mati langkah, gagal mengamankan gawangnya.

Beruntung Fernando Rodriguez menyelamatkan Persis dari kekalahan. Via penalti pada menit ke-67. Setelah akselerasi Samsul Arif harus dihentikan Dendi Santoso di dalam kotak terlarang.

Gol ini praktis kian menyuntik motivasi Laksar Sambernyawa –julukan Persis Solo– untuk memenangi laga. Sayangnya, Persis malah ketiban sial jelang bubaran. Diawali dari dianulirnya gol Samsul Arif pada menit ke-84. Karena M. Abduh Lestaluhu yang memberi assist diklaim berdiri di posisi offside.

Kesialan kedua, terjadi tiga menit berselang. Taufiq Febrianto harus meninggalkan lapangan, usai menerima kartu kuning kedua. Padahal dia baru 9 menit menginjakkan kaki di lapangan. Menggantikan Ferdinand Sinaga yang ditarik keluar menit ke-78.

Usai laga, pelatih Persis Solo Leonardo Medina tak mampu membendung kekesalannya. Bukan kepada pasukannya, melainkan trik-trik culas yang diterapkan Arema. Dia mengklaim Arema bermain cenderung kasar dan sering mengulur-ulur waktu. Plus kepemimpinan wasit yang diklaim berat sebelah.

“Saya mempertanyakan 22 fouls yang diterima Persis. Tapi Arema tidak mendapatkan hukuman selayaknya. Saya mempertanyakan kepemimpinan wasit,” keluh pelatih yang akrab disapa Leo ini.

Leo mengakui, jebloknya performa pengadil lapangan membuat permainan timnya sulit berkembang. “Strategi apapun tidak akan bekerja ketika menemui situasi itu. Tapi saya respect dengan pemain. Karena sudah berkerja dan berjuang hingga 95 menit,” imbuhnya.

Setali tiga uang, striker Persis Solo Samsul Arif Munip menilai Arema menerapkan segala cara untuk mencuri poin. “Ini yang bikin kami sedikit frustasi. Seharusnya kami bisa memberikan hadiah (kemenangan) kepada mereka (suporter yang datang ke stadion). Tapi kami bersyukur mendapat satu poin,” ujarnya. (nis/fer) Editor : Damianus Bram
#Leonardo Medina #persis solo #arema fc #Stadion Maguwoharjo #Persis Solo vs Arema FC